SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pertarungan sengit tersaji pada lanjutan pekan ke-14 Grup D Liga Nusantara musim 2025/2026 yang mempertemukan tim kuda hitam Waanal Brothers Football Club (WBFC) Papua Tengah melawan pemuncak klasemen Perserikatan Sepak Bola Kabupaten Pasuruan (Persekabpas). Laga tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Pasiran, Surabaya, Rabu (21/1/2026) sore.

Namun kali ini WBFC) Papua Tengah yang didirikan oleh Four Brothers (Ray, Joe, Jason, Randy Manurung) dan Titus Natkime ini menunjukkan tren positif dan kembali meraih kemenangan setelah menundukkan Persekabpas Pasuruan dengan dua gol tanpa balas.

Berdasarkan pantauan Salampapua.com melalui siaran langsung kanal YouTube iLeagueTV, kedua tim langsung tampil menyerang sejak awal laga. Pada menit ke-2 babak pertama, WBFC memperoleh peluang melalui tendangan bebas Adryansyah (21), namun bola masih gagal menembus gawang Persekabpas.

Gol pembuka WBFC tercipta pada menit ke-7. Berawal dari tembakan M. Bahari (11) yang kemudian diteruskan kepada Patrick Womsiwor (26), dan berkat sepakan dingin Womsiwor berhasil mengoyak jala Persekabpas dan membawa WBFC unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Persekabpas meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-17, Ali Mashori (99) sempat membawa bola hingga ke depan gawang WBFC, namun peluang tersebut gagal dimaksimalkan dan tidak mengubah kedudukan.

Hingga akhir babak pertama, kedua tim terus saling menyerang, namun tidak ada tambahan gol. Wasit pun meniup peluit panjang tanda babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan WBFC.

Memasuki babak kedua, permainan berlangsung lebih ketat. Kedua tim bermain menekan dan saling berbalas serangan. Persekabpas kembali mendapat peluang emas pada menit ke-62 melalui Marcell J (20), namun tendangannya belum mampu menghasilkan gol, sehingga skor tetap bertahan 1-0.

Laga terus berjalan sengit hingga waktu tambahan. Pada menit ke-95 atau masa injury time, WBFC memastikan kemenangan lewat gol kedua yang dicetak M. Bahari (11), sekaligus mengunci skor menjadi 2-0.

Meski sempat memicu ketegangan di kubu Persekabpas, namun pertandingan tetap dilanjutkan hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir. WBFC pun memastikan kemenangan 2-0 atas Persekabpas Pasuruan.

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi WBFC untuk terus memperbaiki posisi di papan tengah klasemen Grup D sekaligus menjauh dari zona degradasi. Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat posisi Persekabpas di puncak klasemen kian terancam oleh pesaing terdekatnya, Perseden Denpasar, yang hanya terpaut selisih poin tipis.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi