SALAM PAPUA (NABIRE) – Kabar yang beredar di tengah
masyarakat terkait isu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)
di Kabupaten Nabire sempat meresahkan warga. Menyikapi hal tersebut, Kapolres
Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., memberikan respons tegas dan mengimbau
masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas
kebenarannya.
Kapolres menegaskan bahwa informasi yang beredar luas di
media sosial belum tentu benar dan berpotensi merupakan hoaks. Ia meminta warga
tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi.
“Perlu ditegaskan bahwa informasi tersebut belum tentu benar
(hoaks) dan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tegasnya, Selasa
(24/2).
Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai, apalagi
menyebarluaskan informasi yang sumbernya tidak jelas. Menurutnya, penyebaran
kabar bohong dapat memperkeruh situasi serta mengganggu stabilitas keamanan di
Kabupaten Nabire.
Kapolres juga menyampaikan sejumlah imbauan penting, di
antaranya agar masyarakat selalu melakukan klarifikasi kepada pihak berwenang
atau kepolisian setempat sebelum mempercayai sebuah informasi.
Selain itu, warga diharapkan tetap menjaga situasi kamtibmas
agar aman dan kondusif di lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan
kepada pihak kepolisian apabila menemukan informasi mencurigakan atau kejadian
yang berpotensi mengganggu keamanan.
Sebagai bentuk pelayanan dan keterbukaan informasi, Polres
Nabire membuka layanan pengaduan melalui Call Center di nomor 0821-4808-6663.
Warga dapat menghubungi nomor tersebut untuk mendapatkan informasi resmi maupun
menyampaikan laporan.
Melalui respons ini, Kapolres berharap masyarakat semakin
bijak dalam bermedia sosial serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban
di wilayah Kabupaten Nabire agar tetap aman dan kondusif.
Penulis: Elias Douw
Editor: Sianturi

