SALAM PAPUA (TIMIKA) – Sekolah Kristen Kalam Kudus (KK) Timika yang telah hampir 17 tahun berdedikasi dalam dunia pendidikan di Kabupaten Mimika menggelar rangkaian perayaan Imlek 2026 dan KK Fair di Diana Supermarket, Jalan Budi Utomo, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Perayaan Imlek diawali dengan pawai barongsai yang dibawakan para siswa, kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan band, talk show, tarian Papua, serta beragam pentas seni lainnya.

Ketua Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Timika, Pdt Nining Lebang, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan antusiasme yang ditunjukkan para siswa maupun masyarakat.

“Puji Tuhan hari ini sekolah dapat menampilkan pertunjukan seni dari anak-anak mulai tingkat SD, SMP dan SMA. Mulai dari band, talk show, tarian Papua dan seni lainnya. Kami bersyukur antusias anak-anak bahkan masyarakat sangat tertarik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud syukur atas perjalanan panjang sekolah dalam membimbing dan mendidik generasi muda di Mimika. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan bakat dan talenta yang telah diasah selama proses pembelajaran.

“Melalui kegiatan ini kami juga ingin memperkenalkan rencana pengembangan SMP dan SMA KK di lokasi baru, yakni di Jalan Sumitro, tepatnya di depan RSUD,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Jerry Toya Saalino, mengatakan persiapan kegiatan dilakukan selama kurang lebih satu bulan. Para siswa yang tampil telah menjalani latihan intensif sebelum hari pelaksanaan.

“Penampilan hari ini maupun besok merupakan hasil pembinaan di sekolah. Tujuannya agar masyarakat mengetahui bakat-bakat yang ada serta melihat langsung apa yang dipelajari anak-anak di Kalam Kudus,” ucapnya.

Ia berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin mengenal bahwa Sekolah Kristen Kalam Kudus tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pada pendidikan karakter Kristen dan pengembangan kreativitas siswa.

“Karena kami juga mendatangkan pelatih profesional dari luar untuk membantu mengembangkan anak-anak, baik dalam pembelajaran maupun kreativitas,” pungkas Jerry.

Penulis: Evita

Editor: Sampe Sianturi