SALAM PAPUA (MANOKWARI) – Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Cheroline Chrisye Makalew, S.P, bersama jajaran PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU, agen minyak tanah, dan agen LPG di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi XII DPR RI sebagai mitra kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM) guna memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi energi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Cheroline mengatakan, dari hasil pengecekan langsung di lapangan, ketersediaan minyak tanah di tingkat agen dalam kondisi aman. Sementara untuk LPG, ditemukan adanya penurunan stok, namun dipastikan segera mendapat suplai tambahan. Ia juga meninjau dua SPBU berstatus Public Service Obligation (PSO) untuk memastikan layanan berjalan sesuai ketentuan.

“Kami memastikan langsung kondisi di lapangan. Untuk minyak tanah aman, LPG memang sempat menipis tetapi segera tersuplai kembali. Antrean yang sebelumnya terjadi juga sudah tidak terlihat, artinya distribusi mulai berjalan lebih lancar,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada momen meningkatnya konsumsi energi seperti Ramadan dan Idul Fitri, agar kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjamin ketersediaan BBM dan LPG selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.

Menurutnya, stok BBM di Fuel Terminal (FT) Manokwari dan sejumlah terminal lain di Papua Barat dijaga dalam kondisi aman dengan rata-rata ketahanan stok mencapai 12 hari. Khusus menghadapi Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina berupaya meningkatkan cadangan sebagai langkah antisipasi lonjakan konsumsi.

“Yang kami cek pertama adalah kondisi stok serta keandalan sarana dan fasilitas di FT Manokwari. Ketahanan stok rata-rata 12 hari dalam kondisi aman, dan akan kami tingkatkan untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan masyarakat,” jelas Awan.

Ia menambahkan, pemantauan stok dilakukan setiap hari, baik di terminal BBM maupun di seluruh lembaga penyalur seperti SPBU, agen minyak tanah, depot pengisian pesawat udara, dan pangkalan LPG. Langkah ini dilakukan agar suplai dapat segera ditambah jika terjadi peningkatan permintaan.

Selain menjaga ketersediaan dan kualitas produk, Pertamina juga memperhatikan aspek layanan di SPBU, termasuk kebersihan toilet dan ketersediaan mushola sebagai fasilitas pendukung kenyamanan pelanggan selama Ramadan.

“Kami berkomitmen meningkatkan kebersihan, kenyamanan, dan keamanan di SPBU. Selama Ramadan, kami juga berbagi takjil kepada pelanggan menjelang waktu berbuka sebagai bentuk pelayanan,” tambahnya.

Dalam menjaga kelancaran distribusi energi, Pertamina turut memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum di wilayah Papua Barat guna memastikan stabilitas pasokan dan keamanan penyaluran selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi