SALAM PAPUA (TIMIKA) – Stok beras medium di gudang Perum
Bulog Cabang Timika tercatat sebanyak 1.600 ton dan dipastikan mencukupi
kebutuhan masyarakat selama tiga hingga empat bulan ke depan.
Kepala Kantor Cabang Bulog Timika, Dedy Wahyudi, mengatakan
rata-rata penyaluran beras setiap bulan berkisar antara 300 hingga 400 ton.
Dengan jumlah stok yang tersedia saat ini, pihaknya memastikan ketahanan pangan
di wilayah Mimika dalam kondisi aman.
“Rata-rata penyaluran per bulan sekitar 300 sampai 400 ton.
Dengan stok 1.600 ton ini, kebutuhan tiga sampai empat bulan ke depan masih
tercukupi,” ujar Dedy belum lama ini usai menghadiri kegiatan Pasar Murah Dinas
Ketahanan Pangan di Distrik Mimika Timur.
Selain beras medium untuk program penugasan, Bulog Timika
juga menyediakan komoditas komersial, di antaranya minyak goreng sekitar 1.000
liter, gula pasir kurang lebih 30 ton, serta beras premium sekitar 50 ton.
Dedy menambahkan, Bulog terus bersinergi dengan Dinas
Ketahanan Pangan dalam penyaluran melalui kegiatan pasar murah guna menjaga
stabilitas harga dan keterjangkauan masyarakat.
Terkait bantuan pangan alokasi Oktober–November 2025 yang
disalurkan pada Januari 2026, Dedy menjelaskan penyaluran diawali dengan rapat
koordinasi bersama seluruh pemerintah distrik serta melibatkan aparat penegak
hukum.
Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras dan minyak
goreng merek Minyakita ukuran 5 liter. Penyaluran dilakukan secara kolektif
melalui pemerintah distrik yang bertanggung jawab dan menandatangani berita
acara serah terima.
Bulog memastikan proses distribusi berjalan sesuai ketentuan
guna menjamin bantuan tepat sasaran dan menjaga ketersediaan pangan di
Kabupaten Mimika.
Penulis: Acik
Editor: Sampe Sianturi

