SALAM PAPUA (NABIRE) – Ketua Panitia Pelaksana (Panpel), Alfred Fredy Anouw, mengumumkan bahwa dari enam tim yang telah mendaftar sebelumnya, kini Persipuja 75 dari Kabupaten Puncak Jaya resmi mengamankan slot terakhir sebagai peserta pada Minggu (20/2/2026) sore.

Hal ini disampaikan Ketua Panpel Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah Kompetisi 2025–2026, Alfred Fredy Anouw kepada awak media. Ia menyebutkan bahwa sesuai kuota tujuh tim, seluruhnya kini telah resmi terdaftar.

Meskipun Panpel telah memperpanjang batas pendaftaran hingga 23 Februari 2026 pukul 23.59 WIT, kuota tujuh tim dari tujuh kabupaten di Provinsi Papua Tengah sudah terpenuhi.

Iven resmi di bawah naungan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ini dijadwalkan dibuka pada 8 Maret 2026 di Stadion Wania Imipi, yang berlokasi di SP 1, Kelurahan Kamoro Jaya, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, sebagai tuan rumah pelaksanaan.

Adapun tujuh tim peserta yang akan berlaga yakni:

Persidei (Kabupaten Deiyai)

Persipani (Kabupaten Paniai)

Persintan (Kabupaten Intan Jaya)

Persipuncak Cartenz (Kabupaten Puncak)

Persemi Mimika

Persido (Kabupaten Dogiyai)

Persipuja 75 (Kabupaten Puncak Jaya)

“Tahapan pendaftaran sudah kami buka sejak 14 Februari dan berakhir hari ini, 23 Februari 2026. Namun sesuai jumlah kuota tim untuk Provinsi Papua Tengah, maka tujuh tim sebagai peserta sudah terdaftar,” ujar Alfred.

Pria yang akrab disapa AFA itu menjelaskan bahwa kuota tujuh tim telah sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) yang dikeluarkan PSSI Pusat.

“Sebenarnya bisa dibuka untuk umum. Namun panitia memprioritaskan perwakilan masing-masing kabupaten agar anak-anak muda di setiap daerah dapat menunjukkan talentanya, bahkan bisa bermain hingga Liga 2 dan Liga 1,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa tim dari Kabupaten Nabire tidak terlibat dalam ajang ini karena Persinab saat ini telah bermain di level kompetisi yang lebih tinggi.

Di akhir pernyataannya, Alfred mengingatkan seluruh peserta agar wajib memiliki akun resmi Instagram guna mendukung manajemen publikasi Panpel.

“Saya pesan kepada peserta tim dari tujuh kabupaten agar harus memiliki akun resmi IG. Setiap latihan, foto atau video yang diunggah harus ditandai ke Instagram panitia @liga4papuatengah,” pesannya.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi