SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika resmi menempati kantor baru yang berlokasi di eks Gedung Dinas Perhubungan (Dishub) di Jalan C Heatubun, Timika, Selasa (31/3/2026).

Peresmian ini dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal serta doa syukuran sebagai bentuk rasa syukur atas pemanfaatan gedung baru tersebut.

Sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Herry Onawame, menegaskan bahwa kehadiran BRIDA merupakan bagian dari restrukturisasi organisasi yang strategis dalam mendorong perubahan daerah melalui inovasi.

“Dengan kantor baru ini, kami berharap BRIDA mampu menghadirkan inovasi terbaik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Mimika,” ujarnya.

Ia menambahkan, BRIDA diharapkan menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung visi pemerintah daerah menuju Mimika sebagai kota cerdas (smart city).

“Kami menaruh harapan besar agar seluruh jajaran dapat bekerja secara kolaboratif, dilandasi iman dan komitmen, demi kemajuan Mimika,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BRIDA Mimika, Slamet Sutejo, menyampaikan bahwa keberhasilan BRIDA diukur dari kemampuannya menyederhanakan birokrasi serta meningkatkan efektivitas pelayanan.

“Keberadaan BRIDA harus mampu mengubah proses yang rumit menjadi sederhana, dan yang tidak efektif menjadi efektif,” jelasnya.

Ia mengakui, meskipun fasilitas di kantor baru belum sepenuhnya lengkap, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan soliditas tim dalam bekerja.

“Kami seperti pengantin baru di rumah baru yang masih banyak kekurangan. Namun solidaritas tim menjadi kekuatan utama untuk menjawab harapan masyarakat,” ungkapnya.

Slamet juga mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir, BRIDA telah menghasilkan 74 inovasi. Ke depan, jumlah tersebut ditargetkan meningkat signifikan.

“Tahun ini dan ke depan, inovasi harus meningkat. Kalau justru menurun, lebih baik BRIDA tidak ada,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa setiap hasil riset dan inovasi tidak akan berhenti sebagai dokumen semata, melainkan harus bertransformasi menjadi kebijakan yang implementatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan pendekatan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan, BRIDA akan menyediakan data akurat sebagai dasar pengambilan keputusan pimpinan daerah.

“Tugas kami adalah memastikan setiap kebijakan berbasis data yang valid, sehingga risiko kesalahan dapat diminimalkan dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tutupnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi