SALAM PAPUA (TIMIKA) – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa,
resmi membuka kompetisi Liga 4 Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI)
musim 2025/2026 di Stadion Wania Imipi, Kabupaten Mimika, Minggu (8/3/2026).
Pembukaan kompetisi ini turut dihadiri Wakil Gubernur Papua
Tengah Deinas Geley, Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika Emanuel
Kemong, Bupati Puncak Elvis Tabuni, unsur Forkopimda, pimpinan OPD kabupaten
dan provinsi, serta pengurus PSSI dan Asprov PSSI Papua Tengah.
Kompetisi ini diikuti oleh tujuh tim dari berbagai kabupaten
di Papua Tengah dan menjadi ajang penting dalam pembinaan talenta muda sepak
bola di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Meki Nawipa menyampaikan apresiasi kepada
seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kompetisi
tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika
yang telah mendukung pelaksanaan Liga 4 di daerah tersebut.
Pada kompetisi Liga 4 kali ini, Pemerintah Provinsi Papua
Tengah menyiapkan hadiah bagi para pemenang, yakni Rp100 juta untuk juara
pertama dan Rp70 juta untuk juara kedua, serta hadiah lainnya bagi tim yang
berprestasi.
“Sepak bola mengajarkan pentingnya kerja sama tim untuk
meraih kemenangan. Tidak ada pemain hebat di lapangan jika tidak ada kerja sama
tim. Saya berharap melalui kompetisi ini lahir pemain-pemain terbaik dari Papua
Tengah yang mampu bersaing hingga ke Liga 2 dan Liga 1,” ujarnya.
Ia juga berharap kompetisi Liga 4 dapat menjadi wadah
pembinaan generasi muda sekaligus mempererat persatuan masyarakat melalui
olahraga sepak bola.
“Saya harap ini menjadi wadah bagi generasi muda kita di
Papua Tengah dan mempererat persatuan kita melalui sepak bola,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum Asprov PSSI Papua Tengah,
Muhamad Haikal Mikhail mengatakan bahwa kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Papua
Tengah tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga sarana memperkuat
persaudaraan dan kebanggaan masyarakat Papua Tengah.
Ia mengungkapkan bahwa setelah Liga 4 tahun ini, PSSI Papua
Tengah juga berencana menggelar kompetisi Piala Suratin untuk kelompok usia
U-13, U-15, dan U-17, serta Liga 4 di delapan kabupaten dengan titel Piala
Bupati.
Menurutnya, sistem kompetisi berjenjang tersebut bertujuan
menciptakan ekosistem pembinaan sepak bola yang lebih terstruktur sekaligus
meningkatkan pengalaman bertanding bagi pemain, pelatih, dan perangkat
pertandingan.
“Ini kompetisi yang akan meningkatkan jam terbang bagi
setiap pemain dan tim. Kami berharap kompetisi ini dapat berjalan lancar hingga
selesai,” ungkap Haikal.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

