SALAM PAPUA (TIMIKA) – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sukses menggelar pameran dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 5–6 Juni 2026, di halaman Graha Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Pada acara penutupan, Vice President Environmental Division PTFI, Gesang Setyadi, menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta pameran, dan masyarakat yang telah berpartisipasi serta memeriahkan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pameran ini merupakan kali keempat diselenggarakan oleh Divisi Environmental PTFI bersama DLH Mimika. Sinergi yang terus terjalin diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan asri di Mimika.

“Selama dua hari ini saya sangat bangga dan mengapresiasi antusiasme panitia, seluruh peserta pameran, serta masyarakat yang hadir,” ujar Gesang.

Ia menegaskan, meskipun pameran telah berakhir, komitmen terhadap pelestarian lingkungan harus terus dilanjutkan. Sejalan dengan tema global Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, Beat Plastic Pollution, seluruh pihak diharapkan dapat terus bekerja sama dalam mengurangi dan menangani persoalan sampah plastik.

Dalam pameran tersebut, berbagai edukasi mengenai pengelolaan sampah diperkenalkan kepada masyarakat agar dapat diterapkan mulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas.

Gesang juga memaparkan berbagai upaya konservasi yang telah dilakukan PTFI. Hingga saat ini, perusahaan telah melakukan penanaman mangrove di lahan seluas 962 hektare di wilayah dataran rendah dan dataran tinggi. Selain itu, program penghijauan juga dilakukan di lahan seluas 666 hektare di sejumlah daerah di luar Timika, termasuk di Jayapura.

“Mari kita bersama-sama terus menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan hidup di atas tanah Amungsa dan bumi Kamoro yang kita cintai ini,” ajaknya.

Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Herry Onawame, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar pameran dan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup.

Menurutnya, komitmen bersama dalam menjaga lingkungan tidak boleh berhenti. Pemerintah terus mendorong sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.

“Mulai saat ini pemerintah, PTFI, TP-PKK, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat Mimika harus terus berkolaborasi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” katanya.

Herry juga mengapresiasi kerja sama antara PTFI dan DLH Mimika serta kontribusi para pelaku seni yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi upaya PTFI yang berkolaborasi bersama DLH. Saya juga berterima kasih kepada seluruh pelaku seni yang telah tampil dalam kegiatan ini. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi pameran semata, tetapi mampu menanamkan nilai-nilai positif dalam menjaga lingkungan hidup di Mimika yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Pantauan Salampapua.com, rangkaian penutupan Pameran Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 diakhiri dengan hiburan musik yang menghadirkan penyanyi Papua, Edgar Oronggear.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi