SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Kabupaten Mimika meluncurkan program “Jemput Bola” melalui layanan Pajak
Keliling di kawasan Car Free Day (CFD), Jalan Cenderawasih, Timika, Sabtu
(6/6/2026).
Sekretaris Bapenda Mimika, Hendrikus Setitit, mengatakan
program tersebut bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga
wajib pajak tidak perlu datang langsung ke kantor Bapenda untuk melakukan
pembayaran maupun mendapatkan layanan perpajakan.
Menurutnya, sebelum membuka layanan di area CFD, Bapenda
telah melakukan berbagai pendekatan dengan turun langsung ke lapangan. Ke
depan, program serupa akan diperluas hingga ke kelurahan dan kampung-kampung di
wilayah Mimika.
“Setelah membuka layanan di area CFD, kami telah menyusun
agenda untuk menyambangi sejumlah titik strategis lainnya, seperti Diana
Supermarket, kawasan Pusat Pemerintahan, hingga lingkungan permukiman warga,”
ujarnya saat dihubungi Salampapua.com.
Hendrikus menjelaskan, pelaksanaan Pajak Keliling dilakukan
melalui kolaborasi dengan Bank Papua guna mempermudah transaksi pembayaran
masyarakat. Layanan yang tersedia meliputi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan
(PBB), jenis pajak daerah lainnya, serta pendaftaran wajib pajak baru secara
langsung di lokasi.
“Langkah ini kami lakukan untuk mendukung pencapaian target
pendapatan daerah. Saat ini sudah memasuki bulan Juni dan waktu menuju akhir
tahun anggaran 2026 tinggal sekitar enam bulan lagi,” katanya.
Selain itu, Bapenda juga menghadirkan berbagai pilihan
metode pembayaran, mulai dari layanan Bank Papua, QRIS, BNI, Bank Mandiri
hingga Kantor Pos. Kemudahan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan
bagi masyarakat melalui sistem pembayaran yang lebih fleksibel dan modern.
Hendrikus mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk
meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bentuk
kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Pajak adalah bentuk cinta masyarakat kepada Mimika. Hasil
pembayaran pajak akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan
berbagai fasilitas publik yang dapat dinikmati bersama,” pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

