SALAM PAPUA (NABIRE) – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah
(DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah periode
2025–2028 resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat
(DPP) KNPI.
SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI, M.
Ryano Panjaitan, kepada Ketua DPD I KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai, dalam
agenda resmi yang berlangsung di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Turut hadir dalam penyerahan tersebut Sekretaris Jenderal
DPP KNPI, Almanzo Bonara, serta Ketua DPP KNPI, Sedek Rahman Bahta, yang
sebelumnya menjabat sebagai caretaker dan mengawal proses transisi kepengurusan
di Papua Tengah.
Penyerahan SK ini menandai legalitas penuh kepengurusan KNPI
Papua Tengah untuk menjalankan roda organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Dalam arahannya, M. Ryano Panjaitan menegaskan bahwa KNPI
harus menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan daerah.
“KNPI bukan sekadar organisasi, tetapi harus menjadi garda
terdepan dalam menyatukan potensi pemuda serta mendorong perubahan nyata di
daerah,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Yustinus Tebai menyatakan kesiapan
pihaknya untuk segera bergerak melakukan konsolidasi organisasi di seluruh
wilayah Papua Tengah.
Ia menegaskan bahwa fokus utama dalam waktu dekat adalah
merangkul seluruh elemen pemuda di delapan kabupaten agar memiliki visi yang
selaras dalam pembangunan daerah.
“Kami siap melakukan konsolidasi menyeluruh selama masa
bakti 2025–2028,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pelantikan pengurus DPD I
KNPI Papua Tengah akan dipusatkan di Kabupaten Paniai pada April mendatang.
Rencana tersebut juga mendapat respons positif dari DPP
KNPI. M. Ryano Panjaitan menyatakan kesiapannya untuk hadir langsung dan
melantik jajaran pengurus KNPI Papua Tengah.
Momentum ini diharapkan menjadi titik awal konsolidasi besar
pemuda Papua Tengah dalam memperkuat peran sebagai agen perubahan dan mitra
strategis pembangunan daerah.
Penulis: Elias Douw
Editor: Sianturi

