SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pasar murah digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika di SP 4 Timika diserbu masyarakat, Selasa (31/3/2026). Antusiasme warga menunjukkan tingginya kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang perayaan Hari Raya Paskah.

Kegiatan ini berlangsung di halaman Gereja GKI El Roi SP 4, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Salah satu warga, Yanti, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, selisih harga yang ditawarkan cukup signifikan bagi ibu rumah tangga.

“Kalau ada pasar murah begini kami sangat terbantu. Biasanya selisihnya bisa sampai Rp10 ribu, jadi masih terjangkau,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Wanda, warga lainnya yang mengaku sudah mengantre sejak pagi demi mendapatkan beras dengan harga lebih murah.

“Dari pagi kami sudah antre. Harapannya kegiatan seperti ini bisa diadakan di lebih banyak wilayah, supaya kami tidak perlu datang jauh-jauh. Apalagi kalau bisa sampai ke Emeneme,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Luar Negeri Disperindag Mimika, Lamberth G. N., mengatakan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, selain memberikan akses belanja yang lebih terjangkau, kegiatan ini juga bertujuan menekan laju inflasi di daerah.

“Kami menghadirkan pasar murah agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Namun kami juga mengimbau agar barang yang dibeli tidak dijual kembali, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan, kehadiran pasar murah menjadi bentuk nyata peran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi