SALAM PAPUA (TIMIKA)- Genangan air sepanjang sekitar puluhan meter
terjadi di Jalan Ahmad Yani Timika ketika musim penghujan tiba. Genangan air
tersebut tentu saja sangat mengganggu aktivitas warga yang berlalu lalang di
jalan tersebut setiap hari.
Air itu memang tidak bisa mengalir dan hanya terkumpul sebab
drainase yang ada di bawah jalan tersebut tidak tersambung dengan badan jalan
sehingga ketika hujan turun, air tetap terkumpul akibat kondisi jalan juga
dalam keadaan miring ke pinggir jalan.
Genangan air ini sempat viral karena beberapa warga
melakukan aksi memancing pada genangan air tersebut, sehingga menjadi perhatian
warga baik di lokasi kejadian maupun di media sosial, yang bahkan melakukan
siaran langsung.
Menurut seorang warga yang ditemui Salampapua.com, Dahlan,
kondisi air tergenang pada titik jalan tersebut sudah berlangsung sejak lama.
Bangunan tepat di depan genangan air memang sudah jauh lebih tinggi dari jalan.
“Apalagi tidak ada lubang ke dalam drainase sehingga air
tetap tergenang. Harusnya memang box culver di dalam drainase ada lubang
sehingga air bisa turun, namun yang ini sepertinya tidak ada. Padahal ada kali
di bawah sehingga sebenarnya drainase itu harus dibongkar,” terangnya, Senin
lalu (21/4/2026).
Jalan Ahmad Yani memang saat ini menurutnya sudah lebih sepi
dibandingkan dahulu sebagai pusat bisnis di Timika. Sebab pembangunan kota dan
bisnis saat ini sudah beralih ke jalan lain seperti Budi Utomo, Yos Sudarso,
Jalan Cenderawasih dan Jalan Hasanuddin, sehingga perhatian pemerintah dikatakannya
menjadi berkurang.
Dia berharap kondisi tersebut segera ditangani dinas terkait
sehingga genangan air tersebut berikut permasalahan drainase bisa diatasi.
Dirinya bahkan berencana berkoordinasi dengan pihak pemerintah melalui
kelurahan, agar masalah ini segera tertangani dengan baik.
Penulis/Editor: Sianturi


