SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah se-Tanah Papua kembali
melanjutkan pembahasan teknis terkait 12 kesepakatan strategis implementasi
Otonomi Khusus (Otsus) yang sebelumnya disepakati enam pimpinan daerah provinsi
se-Tanah Papua dalam Forum Koordinasi Strategis Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah
Papua.
Pertemuan tersebut dihadiri Organisasi Perangkat Daerah
(OPD) dari 42 kabupaten/kota dan berlangsung di Ballroom Hotel Horison Diana,
Timika, Selasa (12/5/2026).
Ketua Panitia Forum, Silwanus Sumulle mengatakan, pembahasan
hari ini difokuskan pada aspek teknis dari 12 kesepakatan strategis yang telah
ditandatangani pimpinan daerah se-Tanah Papua.
Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting untuk
mengoptimalkan implementasi anggaran Otsus melalui sinkronisasi antara
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN), rencana kerja
pemerintah daerah, serta Musrenbang Otsus.
“Penguatan monitoring dan evaluasi internal SIPPP, SIPD dan
SIKD serta evaluasi dan penguatan PMK Nomor 33 Tahun 2024 agar tata kelola
pembangunan Papua semakin efektif, transparan, tepat sasaran dan berbasis data
sosial ekonomi Orang Asli Papua,” ujar Silwanus.
Ia juga mengapresiasi komitmen seluruh pemerintah daerah
se-Tanah Papua yang terus menjaga semangat pembangunan di tengah tantangan
geografis dan keterbatasan akses pelayanan dasar.
Menurut Silwanus, pembangunan Papua bukan hanya berbicara
soal anggaran dan program, tetapi juga tentang menghadirkan harapan bagi
masyarakat Papua.
“Pembangunan Papua pada akhirnya bukan hanya tentang
anggaran, program dan sistem yang kita dapat, namun pembangunan Papua adalah
tentang menghadirkan harapan, memastikan anak-anak Papua dapat bermimpi lebih
tinggi, masyarakat hidup lebih layak dan setiap kampung merasakan hadirnya
pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Team Leader Program SKALA, Petrarca Karetji
menyampaikan dukungan pihaknya terhadap penguatan implementasi Otsus di
masing-masing provinsi.
“Kami SKALA sangat siap diarahkan oleh pusat untuk mendukung
tim di masing-masing provinsi agar ahli Otsus yang ditempatkan dapat
mengidentifikasi kebutuhan masyarakat OAP. Sehingga Papua sehat, Papua cerdas
dan Papua produktif,” ujarnya.
Diketahui, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Tanah Papua
sebelumnya menghasilkan 12 kesepakatan strategis guna memperkuat implementasi
Otonomi Khusus, terutama dalam percepatan pembangunan, penguatan tata kelola
dana Otsus, serta mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

