SALAM PAPUA (TIMIKA)- Bau mulut disebabkan oleh kebiasaan
merawat gigi dan mulut yang kurang tepat, ditambah lagi dengan tidak merawatnya
secara rutin. Jenis makanan yang Anda konsumsi juga berpengaruh, selain gaya
hidup tidak sehat yang biasanya tanpa sadar Anda jalani.
Semua makanan yang Anda konsumsi, terutama makanan yang
beraroma tajam, seperti bawang putih, berperan dalam menimbulkan aroma bau
mulut. Sisa-sisa makanan yang tertinggal di mulut turut andil memberikan aroma
tidak sedap pada mulut. Bila Anda tidak menyikat gigi dan menggunakan benang
gigi secara rutin, sisa-sisa makanan akan tertinggal di sela-sela gigi. Hal ini
dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri di gigi, lidah, dan gusi. Inilah yang
mengakibatkan bau mulut.
Kebiasaan-Kebiasaan yang Memicu Bau Mulut
Ada beberapa kebiasaan buruk yang membuat mulut berbau tidak
sedap. Kebiasaan-kebiasaan itu adalah:
Kurangnya menjaga kebersihan mulut
Seperti yang sudah disampaikan di atas, kebersihan mulut
yang kurang terjaga sangat mudah menjadikan mulut berbau tidak sedap. Ketika
kondisi mulut dikotori oleh sisa-sisa makanan, akan terbentuk lapisan
transparan yang disebut plak yang merupakan tempat bakteri berkembang. Untuk
mencegah hal ini, sikatlah gigi secara teratur setelah makan. Sikat juga lidah
Anda untuk mengendalikan bau mulut. Gunakan dental floss untuk membersihkan
sisa-sisa makanan di sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi sebagai
bagian dari upaya menjaga kesehatan mulut.
Periksakan juga gigi secara teratur kepada dokter gigi untuk
meminimalkan risiko serangan penyakit mulut. Dokter mungkin akan menyarankan
untuk berkumur dengan obat kumur yang ampuh membunuh bakteri akibat penumpukan
plak.
Kebiasaan Merokok
Rokok merupakan penyebab lain dari timbulnya bau mulut.
Kebiasaan merokok tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga menciptakan noda
pada gigi dan iritasi gusi. Selanjutnya, keadaan ini dapat berkembang menjadi
sakit gigi dan radang gusi. Kedua faktor inilah yang menyebabkan terjadinya bau
mulut.
Efek menjalani diet
Diet dengan cara mengurangi karbohidrat juga dapat menjadi
penyebab bau mulut. Ketika sedang kekurangan karbohidrat, secara alami tubuh
akan memecah lemak. Lalu terbentuklah bahan kimia yang disebut keton. Zat
inilah yang dapat menyebabkan bau mulut.
Mengonsumsi makanan beraroma tajam
Beberapa makanan dengan bumbu rempah beraroma tajam biasa
meninggalkan bau tidak sedap pada mulut. Begitu juga dengan konsumsi kopi dan
minuman beralkohol. Agar terhindar dari bau mulut, hindari mengonsumsi makanan
dan minuman seperti ini.
Penyakit
Ada penyebab lain yang membuat mulut berbau tidak sedap,
yaitu kondisi kesehatan secara umum. Ketika sedang mengalami mulut kering yang
berarti kurangnya air liur, bakteri menjadi lebih mudah berkembang dan akhirnya
memunculkan bau mulut.
Kondisi pencernaan yang kurang sehat pun dapat menyebabkan
bau mulut. Contohnya adalah infeksi bakteri pada lambung dan usus kecil.
Penyakit lainnya yang juga berpotensi menciptakan bau mulut
adalah diabetes, bronkitis, sinusitis, penyakit paru-paru, tonsillitis dan
sinusitis.
Obat-obatan
Obat-obatan yang sedang Anda konsumsi juga dapat menyebabkan
bau mulut, seperti obat penenang, obat kemoterapi, dan obat-obatan penghilang
nyeri dada akibat berkurangnya pasokan darah menuju jantung.
Di antara penyebab-penyebab di atas, bau mulut banyak
terjadi karena kurangnya kebersihan mulut. Masalahnya, selama ini banyak orang
mengira bahwa menyikat gigi sudah cukup untuk membersihkan gigi sekaligus
mencegah bau mulut. Namun demikian, selain menyikat gigi, menggunakan obat
kumur (mouthwash) dapat membantu Anda mendapatkan gigi dan mulut yang sehat dan
terhindar dari penyakit.
Anda perlu menggunakan mouthwash sebagai salah satu kegiatan
rutin harian Anda dalam menjaga kesehatan mulut. Teratur menggunakan mouthwash
di pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur dapat mencegah timbulnya
plak yang disebabkan oleh adanya sisa-sisa makanan dan bau yang ditimbulkan
dari makanan beraroma tajam di sela-sela gigi.
Anda dapat memilih untuk menggunakan mouthwash yang
mengandung minyak esensial. Sebuah penelitian membuktikan bahwa mouthwash yang
mengandung minyak esensial lebih efektif untuk melawan kuman penyebab plak,
menghambat perkembangan plak. serta mengurangi radang gusi.
Risiko untuk mengalami bau mulut akan selalu menerpa,
apalagi jika Anda memiliki kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat mengganggu
kesehatan mulut. Sebagai tindakan pencegahan, tidak ada salahnya untuk
menggunakan mouthwash sebagai bagian dari upaya mempertahankan kebersihan
mulut. Anda juga disarankan untuk menjaga kesehatan area mulut dan mencari tahu
cara mengatasi bau mulut. (Sumber: Alodokter)
Editor: Sianturi

