SALAM PAPUA (NABIRE) – Gubernur Papua Tengah, Meki Frits
Nawipa, mengajak seluruh masyarakat di delapan kabupaten wilayah Papua Tengah
untuk mengikuti doa serentak sebagai wujud permohonan bagi kesejahteraan,
kedamaian, dan keberkahan bagi daerah tersebut.
Ajakan tersebut disampaikan melalui video singkat yang
diterima media ini pada Senin (1/6/2026).
Dalam pesannya, Gubernur Meki Nawipa mengundang seluruh
warga tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan untuk
menyatukan hati dalam doa pada Sabtu, 7 Juni 2026, pukul 17.00–18.00 WIT.
“Doa ini diharapkan dapat dilakukan di tempat masing-masing,
baik di rumah, gereja, masjid, maupun tempat ibadah lainnya,” ujar Meki Nawipa.
Gubernur pertama Papua Tengah itu menegaskan bahwa persatuan
spiritual menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kedamaian dan
kemajuan daerah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengesampingkan
perbedaan dan berfokus pada tujuan bersama, yakni mewujudkan kesejahteraan bagi
Tanah Papua.
“Mari naikkan seruan doa dan pujian bagi kesejahteraan Papua
Tengah. Pada 7 Juni 2026, satu hati, satu jam bagi satu Papua Tengah tercinta.
Tuhan memberkati Papua Tengah, Tuhan memberkati kita semua,” ujar Meki dalam
video tersebut.
Ajakan doa serentak ini ditujukan kepada masyarakat di
seluruh wilayah Papua Tengah yang meliputi Kabupaten Nabire, Mimika, Paniai,
Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat kerukunan
umat beragama sekaligus mempererat kohesi sosial di tengah keberagaman
masyarakat Papua Tengah.
Melalui keterlibatan seluruh agama dan golongan, Pemerintah
Provinsi Papua Tengah ingin menunjukkan bahwa doa merupakan bahasa universal
yang mampu menyatukan perbedaan demi kebaikan bersama.
Meski dilaksanakan secara mandiri di tempat masing-masing,
pelaksanaan doa secara serentak selama satu jam diharapkan dapat membangun
semangat kebersamaan serta menjadi ikhtiar spiritual bagi terciptanya
pemulihan, stabilitas, dan kemakmuran Papua Tengah.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga mengimbau para tokoh
agama, tokoh adat, kepala suku, serta seluruh masyarakat untuk turut
menyebarluaskan informasi ini agar pelaksanaan doa serentak dapat berlangsung
secara maksimal dan khidmat.
Penulis: Elias
Editor: Sianturi


