Tingkatkan Kapasitas Kegawatdaruratan, 50 Tenaga Kesehatan RSUD Mimika Ikuti Pelatihan BTCLS

Tingkatkan Kapasitas Kegawatdaruratan, 50 Tenaga Kesehatan RSUD Mimika Ikuti Pelatihan BTCLS Direktur RSUD Mimika, dr. Faustina Helena Burdam, M.P.H., berfoto bersama peserta dan instruktur usai membuka pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) di Ruang Pertemuan Edelweis RSUD Mimika, Kamis (11/6/2026)(Salampapua.com/Evita)

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika menyelenggarakan pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) bagi 50 tenaga kesehatan sebagai upaya meningkatkan kapasitas penanganan kegawatdaruratan, khususnya bagi perawat yang bertugas di Instalasi Rawat Darurat (IRD).

Pelatihan berlangsung pada 8–13 Juni 2026 dan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni secara daring (online) dan luring (offline). Tahap luring saat ini digelar di RSUD Mimika dengan fokus pada peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kasus kegawatdaruratan.

Direktur RSUD Mimika, dr. Faustina Helena Burdam, M.P.H., mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan perawat dalam melakukan penanganan dan tata laksana pasien yang mengalami kondisi gawat darurat akibat trauma maupun gangguan kardiovaskular tingkat dasar.

“Melalui pelatihan ini, perawat dibekali kemampuan melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD), triase pasien, penanganan gangguan jalan napas, gangguan pernapasan, kegawatdaruratan kardiovaskular, hingga evakuasi pasien,” ujarnya, usai membuka kegiatan BTCLS di Ruang Pertemuan Edelweis RSUD Mimika, Kamis (11/6/2026).

Menurut dr. Faustina, pelatihan tersebut diikuti oleh 50 tenaga kesehatan yang terdiri atas 37 peserta dari IRD dan 13 peserta dari ruang rawat inap. Kegiatan menghadirkan dua instruktur dari luar Timika, yakni Suselo, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.KMB dan Fredrik A. Fatunlebit, S.Kep., Ns., M.Kes.

Ia menjelaskan, pelatihan BTCLS terselenggara berkat kerja sama Tim Lentera dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Mimika. Ketua PPNI Mimika juga turut hadir untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Faustina menambahkan, pelatihan BTCLS sebelumnya telah diikuti oleh sejumlah tenaga kesehatan. Namun, karena sertifikat kompetensi memiliki masa berlaku tertentu, maka diperlukan penyegaran dan penguatan kompetensi secara berkala.

“RSUD Mimika terus mendukung pelaksanaan pelatihan seperti ini karena merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Mimika,” katanya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi