111 Anak Di Papua Tengah Terima Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Rp351,5 Juta Hingga Juni 2026 Kepala BPJS Ketenegakerjaan Papua Kabupaten Mimika, Andhika Catur Putra (Salampapua.com/Dokumen BPJS Ketenagakerjaan Mimika)

111 Anak Di Papua Tengah Terima Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Rp351,5 Juta Hingga Juni 2026

SALAM PAPUA (TIMIKA) – BPJS Ketenagakerjaan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada pekerja beserta keluarganya melalui penyaluran manfaat beasiswa Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, sebanyak 111 anak peserta BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Papua Tengah menerima manfaat beasiswa dengan total nilai mencapai Rp351.500.000. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak pekerja yang mengalami risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia sesuai dengan ketentuan program.

Penerima manfaat terdiri dari 37 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dengan total beasiswa sebesar Rp58.500.000, 30 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp62.000.000, 33 siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar Rp99.000.000, serta 11 mahasiswa yang menerima total Rp132.000.000.

Melalui bantuan pendidikan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap beban ekonomi keluarga peserta dapat berkurang sehingga anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Papua Mimika, Andhika Catur Putra, mengatakan manfaat beasiswa merupakan salah satu bentuk perlindungan yang memberikan dampak langsung bagi keluarga peserta.

"BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan ketika peserta mengalami risiko kerja maupun meninggal dunia, tetapi juga memastikan masa depan pendidikan anak-anak peserta tetap terjaga. Beasiswa ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sehingga anak-anak dapat terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-citanya. Inilah wujud komitmen kami dalam memberikan perlindungan yang berkelanjutan bagi pekerja dan keluarganya," ujarnya dalam rilis yang diterima Salampapua.com, Rabu (15/7/2026).

Andhika juga mengajak seluruh pemberi kerja maupun pekerja di Provinsi Papua Tengah untuk memastikan kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh keluarga peserta.

"Semakin banyak pekerja yang terlindungi, semakin banyak pula keluarga yang memperoleh kepastian dan ketenangan ketika menghadapi risiko. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, kami ingin memastikan bahwa masa depan pendidikan anak-anak peserta tetap terjaga sebagai investasi bagi generasi penerus bangsa," tutupnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi