Gubernur Papua Tengah: Pensiunan ASN Adalah Aset Bangsa Yang Luar Biasa Dalam Dedikasi Selama Puluhan Tahun

Gubernur Papua Tengah: Pensiunan ASN Adalah Aset Bangsa Yang Luar Biasa Dalam Dedikasi Selama Puluhan Tahun

SALAM PAPUA (NABIRE) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggandeng PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Jayapura menggelar sosialisasi program pensiunan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Gubernur Meki Fritz Nawipa melalui Asisten III Setda Papua Tengah Viktor Fun, yang diselenggarakan di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala-Kepala OPD di lingkup Pemprov Papua Tengah, 85 ASN yang siap memasuki masa pensiun, dan para pimpinan atau perwakilan BKPSDM dari 8 kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa meminta kepada PT TASPEN dan Bank Mandiri TASPEN agar terus memberikan layanan jemput bola serta kemudahan akses bagi para pensiunan ASN, mengingat letak geografis wilayah di Papua Tengah yang memiliki tantangan tersendiri.

“Pastikan hak-hak para pensiunan kita dapat diterima dengan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat orang. Kepada program layanan Bank Mandiri Taspen, kami juga berharap adanya skema-skema yang dapat memberdayakan para pensiunan melalui program yang edukatif,” katanya.

Menurut Dia, jaminan kesejahteraan di masa tua merupakan hak mutlak yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan memudahkan. Oleh karena itu, Pemprov Papua Tengah menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT TASPEN (Persero) Cabang Jayapura dan Bank Mandiri TASPEN Nabire.

“Kepada seluruh ASN calon purnabakti, manfaatkan momentum sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya. Tanyakan segala hal yang belum dipahami terkait hak tabungan hari tua, jaminan pensiun, hingga fasilitas layanan perbankan yang tersedia agar tidak ada kendala di kemudian hari,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemprov Papua Tengah memandang para ASN yang siap memasuki masa pensiun sebagai aset bangsa yang luar biasa. Dedikasi, waktu, dan pikiran yang telah disumbangkan selama puluhan tahun demi tegaknya roda pemerintahan di wilayah Papua Tengah adalah catatan pengabdian yang sangat berharga dan patut diapresiasi.

“Seringkali menjelang masa pensiun, muncul kekhawatiran terkait pengurusan administrasi yang dianggap rumit, atau kebingungan dalam mengelola masa depan finansial. Melalui sosialisasi ini, kita berharap segala bentuk birokrasi pengurusan hak penjaminan hari tua dapat dipangkas dan dipermudah melalui sistem pelayanan yang terintegrasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Layanan dan Kepesertaan PT TASPEN Kantor Cabang Jayapura, Chafrianty Badoa mengungkapkan bahwa ada empat layanan dan program utama yang dikelola PT TASPEN bagi ASN, meliputi Tabungan Hari Tua (THT), Program Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap terbangun koordinasi yang baik dengan seluruh BKD di Papua Tengah agar optimal melayani para pensiunan ASN. Kita pastikan bahwa Bapak/Ibu yang mau pensiun semua layanannya gratis dan dipermudah,” kata Chafrianty.

Menurut Chafrianty, di Tanah Papua hanya terdapat dua kantor cabang TASPEN yakni di Jayapura dan Manokwari. Oleh karena itu, ia juga mendorong ke depan ada kantor cabang TASPEN di Nabire guna memperpendek jarak pelayanan bagi para pensiunan.

“Dengan demikian, jika Bapak/Ibu yang mau mengajukan pensiun, tidak perlu jauh-jauh ke Jayapura, cukup di Nabire saja sudah bisa. Kita juga punya Bank Mandiri TASPEN di Nabire. Memang PNS zaman dulu beda dengan sekarang. Dulu pegawai masih bawa SK CPNS ke TASPEN untuk melapor. Sekarang sudah tidak perlu lagi. Begitu terima SK CPNS, gajinya dibayar, data pegawai otomatis masuk ke TASPEN, karena kita sudah terintegrasi dengan BKD dan BPKAD,” katanya.

Penulis: Elias

Editor: Jimmy