Ratusan Pengungsi Di Intan Jaya Terima Bantuan Sembako Dari Presiden Prabowo Personel Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Intan Jaya saat membagikan paket sembako kepada warga pengungsi di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya (salampapua.com/Foto: Satgas Ops Damai Cartensz 2026)

Ratusan Pengungsi Di Intan Jaya Terima Bantuan Sembako Dari Presiden Prabowo

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Ratusan warga pengungsian di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, menerima bantuan kemanusiaan berupa paket sembilan bahan pokok (Sembako). Bantuan ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Satgas Operasi Damai Cartenz-2026.

Penyaluran bantuan ini dirangkaikan dengan kegiatan trauma healing sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang masih berada di lokasi pengungsian. Para penerima bantuan berasal dari empat kampung, yakni Kampung Mbamogo, Soali, Tousiga, dan Danggoa.

Dansektor Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Intan Jaya, AKP Syahrial Arditya menjelaskan bahwa total ada 150 paket sembako yang dibagikan. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, tepung terigu, minyak goreng, susu kaleng, gula, mie instan, dan sarden.

"Bantuan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih terdampak konflik," ujar AKP Syahrial dalam rilisnya kepada salampapua.com.

Pendekatan Humanis dan Trauma Healing

Selain menyalurkan bantuan logistik, personel Satgas juga melaksanakan pendekatan humanis melalui kegiatan trauma healing dan ramah tamah bersama para pengungsi. Kegiatan ini difokuskan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia yang mengalami dampak traumatis akibat situasi konflik.

Wakil Kepala Operasi (Wakaops) Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga mengungkapkan bahwa keselamatan dan pemulihan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan operasi di Papua.

"Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial, pelayanan kepada masyarakat, serta trauma healing. Dengan dukungan seluruh elemen, kami berharap masyarakat yang masih mengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalankan kehidupan secara aman, damai, dan produktif," tegas Adarma.

Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung upaya pemulihan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Papua yang terdampak konflik.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy