SALAM PAPUA (TIMIKA) – Seorang warga Bernama Jemmi S (43) yang merupakan pendulang emas tradisional, tewas tertimpa batu besar di pendulangan Mile 46, wilayah operasi PT Freeport Indonesia (PTFI).  Jemmi tewas akibat kepala dan kakinya tertimpa dua batu besar, saat mengambil material pasir yang akan diulang di pinggiran kali.

"Kami terima laporan dari Security PTFI, bahwa ada pendulang yang tewas tertimpa batu dan kamipun langsung ke TKP sekira pukul 07.00 WIT, 20 Juni 2024," ungkap Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Stefanus Yimsi saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2024).

Iptu Yimsi menuturkan, bahwa jenazah korban dievakuasi rekan-rekannya ke mile 38 untuk menunggu ambulans Kerukunan Keluarga Maluku.

Disampaikan, pukul 18.36 WIT, mobil ambulance yang membawa jenazah yang dikawal oleh personel Polsek Kuala Kencana dan security tiba di Check Point 430 Kuala Kencana, dan selanjutnya menghantar jenazah ke rumah duka di Jalan Cemara, Nawaripi.

"Anggota kami yang respon dan evakuasi jenazah hingga ke rumah duka ada Aipda Zainal dan Briptu A. Wally," jelasnya.

Iptu Yimsi pun berharap agar seluruh pendulang emas tradisional harus tetap waspada dengan cuaca yang saat ini ekstrim. Semua pendulang harus menjaga keselamatan diri sehingga peristiwa yang menimpa almarhum Jemmi tidak terulang.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi