Penembakan Di Mile 60, Dua Bus Dan Mobil Kargo Karyawan PTFI Ditembak OTK Tampak kaca dan bagian pintu bus karyawan PTFI yang rusak setelah terkena tembakan OTK di kawasan Mile 60 Timika, Rabu (2/9/2026)(Salampapua.com/Dokumen Polres Mimika)

Penembakan Di Mile 60, Dua Bus Dan Mobil Kargo Karyawan PTFI Ditembak OTK

SALAM PAPUA (TIMIKA) — Dua unit bus dan satu mobil box kargo yang mengangkut karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) ditembak orang tak dikenal (OTK) saat melintas di kawasan Mile 60, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 08.05 WIT.

Aksi penembakan tersebut terjadi ketika konvoi kendaraan bergerak dari Mile 68 menuju wilayah Lowland. Rombongan selanjutnya dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Tembagapura atau langsung ke Timika (Mile 32).

Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak membenarkan adanya insiden tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam aksi penembakan itu.

“Benar, tidak ada korban jiwa. Itu konvoi bus karyawan yang bergerak dari Mile 68 menuju Lowland dan ditembak di Mile 60 sekitar pukul 08.05 WIT,” kata Alfredo saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (2/9/2026).

Penembakan tersebut menyebabkan dua bus dan satu mobil box kargo mengalami kerusakan pada sejumlah bagian akibat terkena tembakan. Kendaraan yang menjadi sasaran kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Pasca-insiden, rombongan konvoi terpaksa dipisahkan demi alasan keamanan. Sebagian kendaraan yang tidak terdampak dan dinilai aman melanjutkan perjalanan, sementara sebagian lainnya kembali ke kawasan Tembagapura.

Dua unit bus dan satu mobil box kargo yang menjadi sasaran penembakan kini telah diamankan di Markas Komando (Mako) Polres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, untuk dijadikan barang bukti.

Polres Mimika selanjutnya melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi penembakan tersebut.

Kapolres Mimika juga memastikan pengamanan di wilayah operasional PTFI dan jalur transportasi akan diperketat menyusul sejumlah aksi kekerasan yang terjadi belakangan ini.

Kepolisian mengimbau seluruh pihak untuk tetap waspada dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan serta keselamatan para pekerja maupun masyarakat yang menggunakan jalur transportasi di wilayah Mimika.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi