SALAM PAPUA (NABIRE) – Dalam rangka memperingati Hari
Lingkungan Hidup Nasional (LHN) yang jatuh pada 10 Januari 2026, Mahasiswa
Pecinta Alam (Mapala) Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire menggelar
aksi peduli lingkungan di Kabupaten Dogiyai, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan yang melibatkan sekitar seribu peserta ini dimulai
pukul 08.30 WIT dengan apel bersama. Peserta kemudian dibagi ke dalam dua
kelompok. Kelompok pertama melakukan pembersihan sampah di sepanjang bantaran
sungai dan area sekitar, sementara kelompok kedua menanam 81 bibit pohon jenis
Kayu Besi dan Matoa di lahan kosong di pinggir jalan raya Dogiyai.
Penanggung jawab kegiatan, Oktopianus Bouya, mengatakan aksi
ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga
kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya
tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, terutama
generasi muda,” ujar Bouya.
Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial
tahunan, melainkan bentuk panggilan moral untuk merawat bumi sebagai sumber
kehidupan. Menurutnya, keterlibatan orang asli Papua (OAP), non-OAP, dan para
pedagang menjadi simbol persatuan dalam tanggung jawab ekologis.
“Dogiyai berada di persimpangan antara pembangunan dan
kelestarian. Aksi sederhana seperti memungut sampah dan menanam pohon adalah
langkah nyata menjaga keseimbangan itu,” katanya.
Bouya menambahkan, menanam pohon berarti menanam harapan
bagi generasi mendatang, sementara membersihkan sampah adalah upaya
membersihkan kesadaran bersama.
Senada dengan itu, Ketua Mapala USWIM Nabire, Paiz, menyebut
kegiatan tersebut sebagai kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab persoalan
sampah dan kerusakan lingkungan di Dogiyai.
“Melalui aksi ini, kami berharap masyarakat terinspirasi
untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian alam secara berkelanjutan,”
ujarnya.
Sebagai penutup kegiatan, para peserta membagikan selebaran
edukatif kepada warga tentang pengelolaan sampah dan pentingnya penghijauan.
Penulis: Elias Douw
Editor: Sianturi

