SALAM PAPUA (TIMIKA) – Satuan Brimob Polda Papua Tengah akan
melakukan pemetaan (mapping) wilayah rawan keamanan dan ketertiban masyarakat
(kamtibmas) di Timika. Pemetaan ini difokuskan pada sejumlah distrik yang
dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi, sebagai langkah pencegahan terhadap
gangguan keamanan.
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Papua
Tengah, Kompol Umbu Sairo, S.I.K., mengatakan bahwa mapping dilakukan untuk
mengidentifikasi wilayah yang kerap terjadi pelanggaran hukum dan tindak
kriminal.
“Kami akan melaksanakan mapping khusus di wilayah Timika,
terutama wilayah yang terindikasi rawan, seperti lokasi konsumsi minuman keras,
serta daerah yang sering terjadi tindak kekerasan, jambret, dan kejahatan
lainnya,” ujarnya saat ditemui, Selasa (3/2/2026).
Menurut Kompol Umbu, langkah ini merupakan bentuk kehadiran
negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain pemetaan, Brimob
juga akan meningkatkan patroli rutin yang dibarengi dengan penindakan tegas
terhadap para pelaku kejahatan.
Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut akan dilakukan
melalui koordinasi dengan Polres Mimika, mengingat pengendalian keamanan di
wilayah Mimika berada di bawah tanggung jawab Polres.
“Tentunya semua langkah ini kami komunikasikan dan
koordinasikan bersama Polres Mimika sebagai penanggung jawab keamanan di
wilayah ini,” jelasnya.
Kompol Umbu berharap, melalui pemetaan dan penguatan
pengamanan, situasi kamtibmas di Timika dapat semakin kondusif, sehingga
mendukung program pemerintah daerah dalam mewujudkan Timika sebagai kota yang
aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Jika melihat
atau mengetahui adanya aksi kriminal, segera laporkan kepada aparat keamanan.
Kami akan hadir untuk menekan dan mencegah segala bentuk kejahatan di Timika,”
tegasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

