SALAM PAPUA (TIMIKA) - Amalan bacaan Al-Qur’an diyakini sebagai salah satu amalan yang akan membela umat Muslim di akhir zaman. Hal ini berdasarkan banyak hadits dan penjelasan ulama tentang keutamaan Al-Qur’an.

Hal ini diungkapkan, Ustad Masan saat membawakan ceramah sebelum memasuki Shalat Tarawih malam ke-15 pada Ramadan 1447 Hijriah/tahun 2026, di hadapan jamaah Masjid Riadius Shalihin, Jalan Nawaripi, Mimika, Papua Tengah, Rabu (4/3/2026).

Ustad Masan dalam ceramah singkatnya menyampaikan, setiap umat Muslim yang berpuasa sebaiknya membaca Al-Qur’an sebab amalan bacaan Qur’an ini akan membela umatNya pada akhir zaman.

“Maka itu saya sampaikan kepada semuanya agar mengamalkan bacaan Qur’an setelah melakukan Shalat, bahkan apabila ada waktu dapat melafalkan Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.

Bahkan, ia menjelaskan, Syafaat di Hari Kiamat. Rasulullah SAW bersabda “Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat memberi syafaat bagi orang yang membacanya.” (HR. Muslim). Artinya, Al-Qur’an akan menjadi pembela bagi orang yang rutin membacanya.

“Al-Qur’an bahkan dapat menjadi benteng dari Fitnah Akhir Zaman, membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an termasuk amalan yang dapat melindungi dari fitnah akhir zaman. Fitnah ini bukan hanya bencana besar, tetapi juga ujian kecil berupa harta, keluarga, media, dan kelalaian hati,” jelas Ustad Masan.

Ia juga mengingatkan, apabila tidak sempat membaca Qur’an usai melaksanakan Shalat, maka dapat menghantam surat Al-Ikhlas sehingga mendapatkan hikmah yang sangat luar biasa.

“Membaca Al-Ikhlas setelah shalat menjadi amalan ringan namun bernilai besar, bisa menjadi pengganti bacaan panjang ketika waktu terbatas. Bahkan ayat ini dapat menguatkan keyakinan tauhid, yang merupakan inti dari iman dan benteng menghadapi fitnah akhir zaman,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi