SALAM PAPUA (TIMIKA) - Warga Kampung Uta, Distrik Mimika Barat Tengah, mengeluhkan kondisi dermaga pelabuhan rakyat yang mulai rusak dan
dinilai tidak lagi layak digunakan.
Warga Uta, Karol Kamuruku, mengatakan pelabuhan rakyat yang
berada di RT 01 itu dibangun menggunakan konstruksi kayu besi. Namun, tiang
penyangga kini mulai rapuh sehingga baut-baut pengikat ikut longgar.
“Pelra Uta sudah tidak layak lagi. Banyak warga takut jatuh
dan konstruksinya rubuh,” ujar Karol, Selasa (29/4/2026).
Menurutnya, kondisi dermaga tersebut kerap dibahas dalam
berbagai pertemuan tingkat kampung. Dalam pembahasan itu, sebagian warga
mengusulkan perbaikan, namun mayoritas masyarakat menginginkan pembangunan baru
dengan konstruksi beton agar lebih kuat dan tahan lama.
Ia menambahkan, pemerintah distrik telah menyetujui rencana
pembangunan baru dan akan mengusulkannya melalui dana kampung. Meski demikian,
hingga kini pembangunan tersebut belum juga terealisasi.
“Kami harapkan secepatnya bisa dibangun, karena ini
merupakan dermaga satu-satunya,” katanya.
Warga berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan
dermaga baru karena pelabuhan rakyat tersebut menjadi akses utama transportasi
masyarakat Kampung Uta.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi


