SALAM PAPUA (TIMIKA) - Realisasi fisik pembangunan Mimika baru 10 persen hingga pertengahan Mei 2026, membuat Bappeda menekankan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menginput semua pekerjaan fisik dan paket kegiatan secara realtime, faktual, dan sesuai kondisi lapangan ke aplikasi Sistem Monitoring dan Evaluasi (Simonev).

Hal ini disampaikan dalam sosialisasi penginputan realisasi fisik dan penginputan paket kegiatan tahun anggaran 2026 pada Simonev, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bappeda Mimika, Jalan Mayon SP 3, Selasa, (19/5/2026).

Kepala Bappeda melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Izak A Rahajaan menyampaikan hingga saat ini realisasi fisik pada Simonev baru mencapai 10 persen. Dengan melihat realisasi pada sistem ini maka pihaknya mengambil langkah untuk melakukan sosialisasi penginputan pekerjaan ini.

Di mana dalam sosialisasi ini, Bappeda akan mendorong agar OPD dapat menginput pekerjaan sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan.

“Dalam sosialisasi ini kita akan push OPD untuk bisa secara aktif menginput semua pekerjaan yang sudah dilakukan. Kita juga mau lihat apa kah pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan sistem,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam sosialisasi ini juga Bappeda ingin mengetahui kendala yang dihadapi OPD dalam penginputan pekerjaan pada sistem, sehingga Bappeda mengetahui yang terjadi di lapangan.

“Kalau misalnya OPD ini sudah melakukan pekerjaan namun belum masukkan ke Simonev, kita tanya kendalanya di mana, biar kita bantu prosesnya,” jelas Izak.

Dirinya pun berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran OPD dalam penginputan semua pekerjaan fisik yang telah dilakukan. Sehingga penyerapan pada Simonev dapat dapat meningkatkan.

“Yang kita kejar itu di triwulan kedua ini jangan sampai realisasi pekerjaan fisik pada sistem masih belum maksimal dan terkesan realisasi rendah. Jadi kita harap ada pergerakan realisasi yang meningkat pada sistem,” harapnya.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy