SALAM PAPUA (KENYAM) – Bupati Nduga, Yoas Beon, melakukan
inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa
(28/4/2026), guna mengecek langsung aktivitas pelayanan pemerintahan.
Sidak tersebut dilakukan secara spontan saat dirinya hendak
menerima masyarakat yang membawa berbagai proposal dan aspirasi.
“Saya berpikir, kalau masyarakat datang dengan proposal dan
keluhan, ini harus ditampung di mana. Dari situ saya langsung berinisiatif
mengecek aktivitas kantor-kantor,” ujarnya.
Dari hasil sidak, Bupati menemukan sejumlah kantor yang
tidak beroperasi secara optimal, bahkan ada yang tidak membuka layanan sama
sekali. Meski demikian, ia juga mengapresiasi beberapa OPD yang tetap
menjalankan pelayanan di tengah keterbatasan.
“Ada kantor yang hanya buka, tapi tidak ada aktivitas.
Bahkan ada yang tidak buka sama sekali. Tapi ada juga yang tetap setia
melayani, ini yang kami apresiasi,” katanya.
Menurutnya, sidak ini bertujuan mengingatkan seluruh OPD
agar menjalankan tugas dan fungsi pelayanan secara rutin, sehingga masyarakat
tidak selalu bergantung pada bupati dalam menyampaikan aspirasi.
“Selama ini seolah-olah semua urusan pemerintahan ada di
bupati, padahal sudah ada pembagian tugas. Dinas dan badan harus menjalankan
fungsi pelayanan,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya sistem administrasi yang berjalan
baik di setiap OPD, termasuk dalam pengelolaan surat, proposal, dan pelayanan
publik lainnya.
Bupati berharap dalam tahun ini seluruh aktivitas
pemerintahan di Kabupaten Nduga dapat dibenahi dan berjalan lebih optimal.
Sebagai bentuk penegakan disiplin, ia juga menyiapkan sanksi
tegas bagi ASN yang tidak menjalankan tugas.
“Gaji ASN akan dibayarkan di tempat. Jika dinas tidak
melaksanakan aktivitas rutin, maka gaji bisa ditahan,” tandasnya.
Ia pun mengingatkan bahwa fungsi utama kantor pemerintahan
bukan sekadar pengelolaan anggaran, tetapi juga memastikan administrasi dan
pelayanan publik berjalan dengan baik.
Penulis/Editor: Sianturi

