SALAM PAPUA (TIMIKA) – Setelah sempat hilang kontak selama
lima hari, sebuah speed boat bermesin 85 PK yang berangkat dari Timika menuju
Kabupaten Asmat akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Speed boat yang mengangkut muatan buah apel dan ditumpangi
satu orang bernama Rally Farneubun (40) itu diketahui berangkat dari Pelabuhan
Pomako, Distrik Mimika Timur, pada 1 Juni 2026. Namun hingga 5 Juni 2026, kapal
tersebut belum tiba di tujuan dan tidak dapat dihubungi.
Menindaklanjuti laporan hilangnya kontak dengan kapal
tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Pos SAR Asmat
mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan
Suyatna, melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, Wagianto,
mengatakan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Rescuer SAR Asmat, TNI
AL, dan Polairud bergerak menggunakan RIB 85 PK Basarnas untuk menyisir jalur
pelayaran yang biasa dilalui speed boat tersebut.
“Tim SAR sudah bergerak menyusuri rute perjalanan speed boat
tersebut. Namun kemudian kami menerima informasi bahwa kapal telah ditemukan
oleh kapal nelayan di perairan Timika,” ujar I Wayan dalam keterangan
tertulisnya, Jumat (5/6/2026).
Speed boat tersebut ditemukan sekitar 23 nautical mile (Nm)
dari Muara Pomako, Kabupaten Mimika. Saat ditemukan, penumpang maupun kapal
berada dalam kondisi selamat.
Menurutnya, proses evakuasi menuju Muara Pomako direncanakan
dilakukan pada Sabtu (6/6/2026), mengingat kondisi cuaca pada sore hari saat
ditemukan kurang mendukung.
“Direncanakan besok baru bisa dievakuasi karena sore ini
cuacanya kurang bagus,” katanya.
Setelah tiba di Muara Pomako, penumpang dan speed boat akan
dijemput oleh tim SAR gabungan untuk penanganan lebih lanjut.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi

