Seorang Guru SMA Tewas Dalam Kecelakaan Maut Di Jalan Poros Mapurujaya Timika Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Seorang guru SMA meninggal dunia setelah dua sepeda motor bertabrakan di Jalan Poros Mapurujaya, Kampung Muare, Distrik Mimika Timur, Minggu (19/7/2026) sore (Salampapua.com/Google)

Seorang Guru SMA Tewas Dalam Kecelakaan Maut Di Jalan Poros Mapurujaya Timika

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Poros Mapurujaya, Kampung Muare, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 17.20 WIT. Tabrakan yang melibatkan dua sepeda motor itu mengakibatkan seorang guru SMA berinisial L.O.S.R (37) meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Satlantas Polres Mimika bersama Polsek Mimika Timur, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai D.W (18) dengan penumpang H.S (19) melaju dari arah Poumako menuju Mapurujaya.

Diduga kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga pengendaranya kehilangan kendali, keluar dari lajurnya, kemudian masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan secara frontal dengan sepeda motor yang dikendarai L.O.S.R (37).

Saat itu, korban L.O.S.R membonceng seorang perempuan berinisial H (34) serta seorang anak berusia sekitar empat tahun.

Benturan keras menyebabkan L.O.S.R mengalami luka robek parah di bagian wajah disertai pendarahan hebat. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, D.W mengalami luka robek di pelipis kiri serta diduga mengalami patah tulang pada kaki kiri. Penumpangnya, H.S, mengalami luka lecet pada wajah, tangan kiri, dan kedua kaki.

Dari sepeda motor yang dikendarai korban, H mengalami sejumlah luka dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Anak berusia empat tahun yang turut dibonceng selamat dan hanya mengalami luka lecet pada bagian bibir setelah mendapatkan penanganan medis.

Akibat kecelakaan tersebut, kedua sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian material sekitar Rp5 juta.

Berdasarkan penyelidikan awal, polisi menduga penyebab utama kecelakaan adalah kelalaian pengendara yang keluar dari lajur hingga memasuki jalur lawan arah.

Satlantas Polres Mimika mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengendalikan kecepatan kendaraan sesuai kondisi jalan, serta tetap berada di jalur masing-masing.

"Utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan demi menghindari tragedi serupa," imbau petugas.

Hingga berita ini diterbitkan, Satlantas Polres Mimika masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi lengkap serta penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi