SALAM PAPUA (TIMIKA) – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, resmi menjabat sebagai Pembina Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Emanuel mengatakan, dalam struktur organisasi YPMAK, Pemerintah Kabupaten Mimika memiliki posisi sebagai pembina yang berfungsi melakukan pengawasan sekaligus koordinasi terhadap berbagai program yang dijalankan yayasan

Sebelumnya, posisi tersebut dijabat oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika. Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan, Bupati Mimika menunjuk langsung Emanuel Kemong untuk mengemban tugas tersebut.

“Beberapa waktu lalu Bupati Mimika menunjuk saya sebagai Pembina YPMAK. Penunjukan ini merupakan kewenangan pimpinan daerah dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap program-program yang dilaksanakan,” ujar Emanuel saat ditemui, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, salah satu tugas utama pembina adalah memastikan adanya koordinasi yang baik antara program YPMAK, pemerintah daerah, maupun mitra terkait sehingga tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar program YPMAK maupun Pemkab Mimika memiliki sasaran yang sama, yakni masyarakat Kabupaten Mimika. Karena itu, sinkronisasi dan kemitraan yang kuat menjadi hal penting agar setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal.

“Semua program YPMAK langsung menyentuh masyarakat Mimika, begitu juga program pemerintah daerah. Karena itu, fungsi pembina sangat penting untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih program, mengingat sasaran yang dilayani adalah masyarakat yang sama,” jelasnya.

Emanuel menambahkan, sebagai pembina dirinya memiliki peran dalam pengambilan kebijakan strategis di lingkungan YPMAK. Dengan kapasitasnya sebagai Wakil Bupati Mimika, proses koordinasi dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih cepat sesuai arahan dan kebijakan pemerintah daerah.

“YPMAK merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Mimika. Karena itu, setiap kebijakan harus diambil secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam posisi ini, saya dapat membantu mempercepat proses koordinasi dan pengambilan kebijakan,” katanya.

Lebih lanjut, Emanuel mengungkapkan bahwa pengurus YPMAK dan para pembina dijadwalkan menggelar rapat koordinasi sebanyak tiga kali dalam setahun. Melalui forum tersebut, pihaknya akan memastikan program-program yang dijalankan YPMAK dapat berjalan seiring dan saling mendukung dengan program pemerintah daerah.

Selain itu, saat ini Pemkab Mimika masih menunggu finalisasi kerja sama antara PT Freeport Indonesia (PTFI), YPMAK, dan Pemerintah Kabupaten Mimika. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menyelaraskan program-program YPMAK dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mimika.

“Kami sementara menunggu kerja sama antara PTFI, YPMAK, dan Pemkab Mimika. Kerja sama ini nantinya menjadi dasar untuk menyinkronkan program-program YPMAK dengan setiap dinas sehingga pelaksanaannya lebih terarah dan terintegrasi,” tutup Emanuel.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi