PUPR Mimika Mulai Mobilisasi 1.700 Pipa Hibah Freeport Pekan Depan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (Salampapua.com/Evita)

PUPR Mimika Mulai Mobilisasi 1.700 Pipa Hibah Freeport Pekan Depan

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika mulai mempersiapkan proses mobilisasi sebanyak 1.700 pipa HDPE hibah dari PT Freeport Indonesia (PTFI) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika. Tahapan tersebut dilakukan setelah penyerahan hibah secara resmi dan kini memasuki proses teknis pengangkutan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama tim Security dan Logistik PTFI untuk menyusun mekanisme mobilisasi sesuai standar operasional perusahaan.

"Untuk mekanisme mobilisasi, Pemkab Mimika bersama tim Security dan Logistik Freeport telah melakukan rapat koordinasi. Dari hasil rapat itu, kendaraan pengangkut harus memenuhi standar SOP Freeport, termasuk pemeriksaan identitas sopir dan kelengkapan dokumen," ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Yoga menjelaskan, proses pemuatan (loading) pipa di area kerja PTFI sepenuhnya menjadi tanggung jawab Freeport, sedangkan proses pembongkaran (unloading) setelah tiba di Mimika akan ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.

Selain itu, pengawalan armada pengangkut juga dilakukan secara bertahap. PTFI akan mengawal kendaraan hingga batas wilayah operasional perusahaan, sementara pengamanan selanjutnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

"Pengawalan dilakukan oleh Freeport sampai dengan batas wilayah kerja PTFI, selanjutnya menjadi tanggung jawab kami. Untuk lokasi penimbunan sementara telah disiapkan di Kantor PUPR Baru, Rumah Jabatan Bupati, dan Kantor Imigrasi," jelasnya.

Menurut Yoga, mobilisasi dijadwalkan dimulai pada pekan depan setelah seluruh kendaraan pengangkut dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan teknis. Pengangkutan diperkirakan berlangsung selama lebih dari dua minggu dengan menggunakan armada trailer yang telah memenuhi standar keselamatan dan operasional.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mimika juga menyiapkan tambahan anggaran untuk mendukung proses distribusi tersebut, sekaligus menggandeng mitra penyedia kendaraan yang memenuhi persyaratan dari PTFI.

"Kalau berbicara anggaran, kami telah menyiapkan anggaran tambahan dan menggandeng mitra pemilik kendaraan yang memenuhi persyaratan sesuai standar Freeport," pungkasnya.

Pipa HDPE hibah dari PT Freeport Indonesia tersebut direncanakan akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar di Kabupaten Mimika, khususnya pengembangan jaringan air bersih dan kebutuhan infrastruktur lainnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi