SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten Mimika menyambut pelaksanaan Papua Economic Investment Forum (PEIF) ke-2 yang digelar bekerja sama dengan Bank Indonesia di Ballroom Hotel Swiss-Belinn Timika, Kamis (4/6/2026).

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Mimika sebagai tuan rumah forum investasi tingkat Papua tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang strategis untuk memperkenalkan potensi daerah kepada para investor dan pemangku kepentingan.

Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring kerja sama, menarik investasi, serta mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Papua.

“Kepercayaan menjadikan Mimika sebagai tuan rumah forum ini merupakan kehormatan sekaligus peluang untuk memperkenalkan potensi daerah, memperkuat jejaring kerja sama, dan mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemong menegaskan tiga fokus utama yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mendorong iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Pertama, memperkuat sinergi dan kolaborasi melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, serta masyarakat adat.

Kedua, menciptakan kemudahan berusaha melalui reformasi birokrasi, percepatan pelayanan perizinan, dan kepastian hukum bagi para investor.

Ketiga, memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta pengurangan angka kemiskinan.

“Pertumbuhan ekonomi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua, melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, dan penurunan kemiskinan,” katanya.

Kemong juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika untuk membuka ruang bagi investasi yang bertanggung jawab, tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal, transfer teknologi, serta penghormatan terhadap nilai sosial, budaya, dan lingkungan.

Ia berharap Papua Economic Investment Forum ke-2 dapat menghasilkan berbagai gagasan, kemitraan, dan komitmen investasi yang konkret untuk mendukung pembangunan Papua Tengah dan Tanah Papua secara keseluruhan.

“Kami berharap forum ini menjadi wadah lahirnya gagasan, kerja sama, dan komitmen investasi konkret demi kemajuan Papua Tengah dan Tanah Papua secara keseluruhan,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi