Dinkes Mimika Fasilitasi Pemulangan Tenaga Kesehatan Dari Wilayah Terpencil Ke Timika Tenaga kesehatan bersiap dipulangkan dari wilayah terpencil menuju Timika setelah menyelesaikan masa penugasan pelayanan kesehatan. Pemulangan difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggunakan transportasi udara yang dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus), Selasa (21/7/2026)(Salampapua.com/Dokumen Dinkes Mimika)

Dinkes Mimika Fasilitasi Pemulangan Tenaga Kesehatan Dari Wilayah Terpencil Ke Timika

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika memastikan seluruh tenaga kesehatan yang telah menyelesaikan masa tugas di wilayah terpencil difasilitasi transportasi untuk kembali ke Timika.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Mimika, Godfried Maturbongs, mengatakan biaya transportasi udara bagi tenaga kesehatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh Dinkes melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus). Untuk mendukung layanan tersebut, Dinkes bekerja sama dengan penyedia jasa penerbangan agar proses mobilisasi petugas kesehatan dapat berlangsung secara aman dan terjadwal.

"Setiap tenaga kesehatan memiliki masa penugasan yang ditentukan oleh masing-masing kepala puskesmas, berkisar antara satu hingga dua bulan. Setelah masa tugas berakhir, Dinas Kesehatan akan memfasilitasi pemulangan mereka ke Timika," ujar Godfried, Rabu (22/7/2026).

Ia menjelaskan, mekanisme rotasi tersebut dilakukan secara berkala agar pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman tetap berjalan, sekaligus menjaga kondisi fisik dan mental para tenaga kesehatan yang bertugas di daerah dengan akses terbatas.

Saat ini, Dinkes tengah mempersiapkan pemulangan delapan tenaga kesehatan dari Puskesmas Alama bersama seorang balita ke Timika.

Menurut Godfried, penerbangan direncanakan dilakukan dalam satu kali perjalanan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan penerbangan. Prioritas pemulangan juga diberikan kepada petugas yang mengalami gangguan kesehatan.

"Kami sementara berupaya melakukan pemulangan delapan tenaga kesehatan di Alama. Kami sudah menginformasikan kepada Kepala Puskesmas agar penerbangan hanya dilakukan satu kali dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan," katanya.

Dinkes Mimika berharap dukungan transportasi ini dapat memberikan kepastian bagi tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah terpencil, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah pedalaman Kabupaten Mimika.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi