Hadiri Reses Komisi III DPR RI Di Mimika, Kapolda Papua Tengah Usulkan Pembangunan Markas Polda Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini didampingi Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak usai diwawancara di Rimba Papua Hotel, Jumat (24/7/2026)(Salampapua.com/Acik)

Hadiri Reses Komisi III DPR RI Di Mimika, Kapolda Papua Tengah Usulkan Pembangunan Markas Polda

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, mengusulkan pembangunan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Papua Tengah yang permanen saat menghadiri kegiatan reses Komisi III DPR RI di Rimba Papua Hotel (RPH), Kabupaten Mimika, Jumat (24/7/2026).

Menurut Brigjen Pol. Jermias Rontini, kunjungan kerja Komisi III DPR RI menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan aparat penegak hukum di Provinsi Papua Tengah yang kini memasuki usia empat tahun sejak dimekarkan.

"Meski masih banyak kekurangan yang kami laporkan, kapasitas dan kinerja aparat penegak hukum harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal," ujar Jermias.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana penunjang operasional kepolisian. Ia menilai dukungan fasilitas, terutama transportasi operasional bagi Polda, Polres hingga Polsek, sangat dibutuhkan mengingat luasnya wilayah dan tantangan geografis Papua Tengah.

Salah satu usulan utama yang disampaikan kepada Komisi III DPR RI adalah pembangunan Markas Polda Papua Tengah yang permanen. Menurutnya, proses administrasi untuk pembangunan tersebut telah memenuhi persyaratan.

"Salah satu usulan saya adalah pembangunan Markas Polda Papua Tengah. Saat ini lahannya sudah memiliki sertifikat dan seluruh perizinannya juga sudah tersedia," katanya.

Brigjen Jermias berharap dukungan dari Komisi III DPR RI dapat mempercepat realisasi pembangunan markas tersebut sehingga dapat meningkatkan efektivitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Selain membahas kebutuhan infrastruktur, Kapolda menegaskan bahwa kegiatan reses juga menjadi wadah memperkuat sinergi antarpenegak hukum di Papua Tengah.

Pertemuan itu turut dihadiri unsur Kejaksaan Tinggi Papua, Kejaksaan Negeri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua, serta jajaran aparat penegak hukum lainnya.

"Dengan adanya koordinasi ini, kami berharap kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Tengah dapat berjalan lebih optimal," pungkasnya.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi