SALAM PAPUA (TIMIKA) – Tim Intan Cairo keluar sebagai juara Turnamen Mini Soccer Kategori Umum Kapolda Papua Tengah Cup IV Tahun 2026 setelah mengalahkan Goldstone FC dengan skor telak 5-2 pada laga final yang berlangsung di Goldstone Arena Mini Soccer, Jalan Hasanuddin-Irigasi, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Minggu (26/7/2026) malam.
Pertandingan final sekaligus penutupan turnamen dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini. Turut hadir Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Petrus Pali Ambaa, serta Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau.
Turnamen yang berlangsung sejak 12 Juli 2026 tersebut diikuti oleh 35 tim dari berbagai daerah di Papua Tengah. Selama dua pekan penyelenggaraan, kompetisi berjalan aman, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia mengucapkan selamat kepada Tim Intan Cairo atas keberhasilannya meraih gelar juara, sekaligus memberikan motivasi kepada tim yang belum berhasil.
"Kepada tim yang belum berhasil menjadi juara, jangan berkecil hati. Kekalahan bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan kembali tampil lebih baik pada kesempatan berikutnya," ujar Jermias dalam rilis yang diterima Salampapua.com, Senin (27/7/2026).
Kapolda juga mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut. Menurutnya, kehadiran fasilitas olahraga seperti Goldstone Arena merupakan harapan yang telah lama ia impikan sejak masih menjabat sebagai Kapolres Mimika.
Karena itu, ia memastikan Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah akan menjadi agenda tahunan. Bahkan, dalam waktu dekat akan digelar turnamen antar-distrik sebagai upaya menjaring bibit-bibit pesepak bola berbakat.
"Kita dengan panitia sepakat tiap tahun kita akan gelar turnamen seperti ini. Agustus besok kita bikin lagi turnamen antar-distrik," katanya.
Menurut Jermias, Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup IV bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta menjaga kebersamaan masyarakat Papua Tengah.
"Saya sangat bangga karena seluruh peserta mampu menunjukkan sikap fair play, saling menghormati, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung," tuturnya.
Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Petrus Pali Ambaa, menyampaikan apresiasi kepada Polda Papua Tengah dan seluruh panitia atas suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut.
Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah mempererat solidaritas, membangun disiplin, memperkuat kerja sama tim, serta meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat, dan pecinta olahraga di Papua Tengah.
"Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen terus mendukung pembangunan olahraga sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Tim Intan Cairo menerima trofi juara, medali, serta uang pembinaan sebesar Rp50 juta. Posisi runner-up diraih Goldstone FC yang memperoleh medali, trofi, dan uang pembinaan Rp30 juta.
Sementara itu, GS FC menempati peringkat ketiga dengan hadiah berupa medali, trofi, dan uang pembinaan Rp20 juta. Adapun Scorpion FC yang finis di posisi keempat menerima trofi dan uang pembinaan sebesar Rp5 juta.
Panitia juga memberikan penghargaan individu kepada para pemain terbaik. Wilson Mirino dari Goldstone FC dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, Reza I. dari Scorpion FC terpilih sebagai Kiper Terbaik, sedangkan Nasir Heiwonda dari Tim Traffic FC menjadi Top Skor setelah mencetak 18 gol sepanjang turnamen. Ketiganya masing-masing menerima trofi dan uang pembinaan sebesar Rp2 juta.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi