Pusat Pendidikan Pegunungan Mimika Akan Dibangun Di Agimuga, Pemkab Siapkan Lahan 20 Hektar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun (Salampapua.com/Evita)

Pusat Pendidikan Pegunungan Mimika Akan Dibangun Di Agimuga, Pemkab Siapkan Lahan 20 Hektar

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menyiapkan lahan seluas 20 hektar di Distrik Agimuga sebagai lokasi pembangunan pusat pendidikan terpadu bagi anak-anak dari wilayah pegunungan Mimika. Kawasan tersebut akan menjadi pusat pendidikan berasrama yang mengintegrasikan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, mengatakan penyediaan lahan tersebut merupakan salah satu persyaratan dari Kementerian Pendidikan untuk mendukung pembangunan pusat pendidikan terpadu di Kabupaten Mimika.

"Tahun 2026 ini kami masih berada pada tahap perencanaan awal dan pendataan peserta didik. Pembangunan sekolah nantinya akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat, sedangkan Pemkab Mimika bertugas menyiapkan lahan sesuai ketentuan yang dipersyaratkan," ujar Antonius, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, konsep yang akan dibangun merupakan sekolah berasrama terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA. Program ini diprioritaskan bagi anak-anak usia sekolah yang berasal dari wilayah pegunungan Mimika sehingga mereka dapat memperoleh pendidikan secara berkelanjutan dalam satu kawasan.

Menurut Antonius, pembangunan fisik direncanakan mulai pada 2027 setelah seluruh proses pendataan peserta didik dan perencanaan selesai dilaksanakan sepanjang tahun ini.

"Kami berharap masyarakat dapat memberikan dukungan penuh, baik dalam proses pembangunan maupun nanti saat pelaksanaannya, termasuk mendorong anak-anak untuk bersekolah serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan," katanya.

Ia menilai kehadiran pusat pendidikan terpadu tersebut akan menjadi langkah strategis dalam memperluas pemerataan akses pendidikan di wilayah pegunungan Mimika yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan geografis.

Selain memberikan akses pendidikan yang lebih baik, keberadaan sekolah berasrama itu juga diharapkan mampu membentuk kemandirian peserta didik sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda di wilayah pegunungan Mimika.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi