SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mencatat peningkatan realisasi anggaran hingga 17 Juli 2026. Berdasarkan laporan terbaru, realisasi keuangan daerah telah mencapai 26,56 persen, meningkat sekitar 1,67 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di angka 24,89 persen.
Sementara itu, realisasi pelaksanaan proyek fisik telah mencapai 34,93 persen. Capaian tersebut disampaikan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, saat memimpin Apel Gabungan di Halaman Pusat Pemerintahan (Puspem), Senin (20/7/2026).
"Realisasi kita mulai meningkat, mencapai 26,56 persen. Perkembangan keuangan ini terus bergerak naik, meski belum signifikan," ujarnya.
Kemong mengatakan, sebagai tindak lanjut atas perkembangan tersebut, pemerintah daerah memutuskan menunda rapat evaluasi mingguan selama dua pekan. Langkah itu dilakukan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki waktu lebih leluasa menyusun strategi percepatan penyerapan anggaran dan pelaksanaan program kerja.
"Untuk evaluasi nanti kita lakukan dua minggu berikutnya, sehingga OPD dapat memberikan penguatan koordinasi lintas OPD, termasuk PPK, operator kegiatan, dan kepala bidang. Untuk kegiatan yang berkaitan dengan aset dan lainnya akan langsung dikoordinasikan bersama Bupati Mimika," jelasnya.
Menurut Kemong, koordinasi yang lebih solid antarperangkat daerah menjadi kunci dalam mempercepat realisasi anggaran dan penyelesaian program pembangunan yang telah direncanakan.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat terus memantau perkembangan penyerapan anggaran maupun progres pembangunan fisik di daerah. Karena itu, seluruh OPD diminta bekerja lebih optimal sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
"Apresiasi saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mendukung penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan," pungkasnya.
Pemkab Mimika berharap tren peningkatan realisasi anggaran dan proyek fisik terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan sehingga target pelaksanaan program pembangunan daerah pada tahun anggaran 2026 dapat tercapai sesuai jadwal.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi