Terkuak Lokasi Tewasnya Pria Bertubuh Tertancap Empat Anak Panah, Polisi Olah TKP Di Kwamki Narama Personel Polres Mimika saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi wisata pemandian di Jalan Tenas DWJ, Distrik Kwamki Narama, tempat Saipul Makatita ditemukan tewas dengan empat anak panah tertancap di tubuhnya (insert) korban Saiful Makatira, Senin (27/7/2026)(Salampapua.com/Dokumen Warga)

Terkuak Lokasi Tewasnya Pria Bertubuh Tertancap Empat Anak Panah, Polisi Olah TKP Di Kwamki Narama

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Misteri penemuan pria yang tewas dengan kondisi tubuh tertancap empat anak panah dan fotonya sempat viral di media sosial akhirnya mulai terungkap. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban ditemukan tewas di kawasan wisata pemandian di Jalan Tenas DWJ, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika.

Korban diketahui bernama Saipul Makatita, warga yang tinggal di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di kompleks belakang Apotek Arguni, Timika. Selama beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia, keluarga korban di Seram Utara, Maluku, berupaya mencari keberadaannya karena Saipul tidak kunjung pulang ke rumah.

Informasi mengenai identitas korban mencuat setelah seorang warga bernama Shanum S. mengunggah permintaan bantuan melalui akun Facebook miliknya. Dalam unggahan tersebut, Shanum mengaku dihubungi pihak keluarga Saipul yang ingin memastikan apakah pria dalam foto viral tersebut merupakan anggota keluarga mereka yang bekerja sebagai tukang ojek di Timika. Unggahan itu kemudian menarik perhatian masyarakat dan akhirnya sampai ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polres Mimika segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga tewas setelah dipanah di area wisata pemandian di Jalan Tenas DWJ, tepatnya di lorong depan Waanal Coffee and Resto SP3, Distrik Kwamki Narama.

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan jasad korban dalam kondisi diduga telah ditimbun menggunakan tanah secara seadanya. Polisi menduga tindakan tersebut dilakukan pelaku untuk menyembunyikan jejak setelah menghabisi nyawa korban.

Selain jasad korban, polisi juga menemukan sepeda motor milik Saipul masih berada di sekitar lokasi kejadian dan tidak dibawa kabur. Temuan tersebut menguatkan dugaan awal bahwa motif pembunuhan bukan semata-mata pencurian kendaraan bermotor, melainkan kemungkinan dipicu faktor lain yang kini masih didalami penyidik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum jasadnya dikuburkan secara tergesa-gesa.

Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Mimika masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku, motif pembunuhan, serta merekonstruksi kronologi lengkap peristiwa tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi