Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pria Di Penginapan Sinar Ujung Timika Dan Keberadaan Seorang Perempuan Kondisi pria yang meninggal dunia di kamar penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan Timika, Rabu malam (26/8/2026)(Salampapua.com/Dokumen Warga)

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pria Di Penginapan Sinar Ujung Timika Dan Keberadaan Seorang Perempuan

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Polres Mimika menyelidiki penyebab meninggalnya seorang pria yang ditemukan tewas di kamar Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, Timika, Rabu (26/8/2026) malam.

Pria yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut disebut sebagai “Mr. X”. Korban ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami kejang-kejang.

Kapolres Mimika, AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak, melalui Kepala Seksi Humas Polres Mimika, Iptu Amir Rado, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan warga dengan mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Tadi langsung direspons oleh personel kami setelah menerima informasi dari warga,” ujar Iptu Amir saat dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan pegawai penginapan, kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIT. Saat itu, korban datang dan melakukan check-in bersama seorang perempuan di Kamar 02.

Tidak lama kemudian, korban keluar dari kamar sambil berteriak dan meminta perempuan yang bersamanya untuk segera keluar. Saat itu, korban terlihat mengalami kejang-kejang.

Perempuan tersebut kemudian keluar dari kamar dengan membawa pakaian, sandal, serta tas milik korban.

Sebelumnya, korban sempat meminta perempuan tersebut untuk mencarikan ojek. Namun, perempuan itu justru turun ke lantai bawah dan meninggalkan Penginapan Sinar Ujung.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas dan keberadaan perempuan yang terakhir terlihat bersama korban tersebut.

Korban kemudian meninggal dunia di lokasi. Laporan mengenai kejadian tersebut diterima sekitar pukul 21.53 WIT.

Iptu Amir menegaskan bahwa polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Kejang-kejang yang dialami korban sebelum meninggal dapat disebabkan berbagai faktor, sehingga diperlukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti.

“Saat ini akan terus diselidiki terkait siapa perempuan yang bersama korban. Tapi yang jelas menurut saksi, korban alami kejang-kejang sebelum menghembuskan napas terakhirnya,” pungkasnya.

Polisi juga masih berupaya mengungkap identitas korban. Masyarakat yang mengetahui identitas korban maupun keberadaan perempuan yang bersama korban sebelum kejadian diimbau segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi