SALAM PAPUA (TIMIKA) – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XI Merauke, Laksda TNI Joko Andriyanto melakukan kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Timika, pada Senin (7/9/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis untuk memantau kondisi satuan serta meninjau pelaksanaan program-program unggulan TNI AL di wilayah Papua.
Kedatangan Dankodaeral XI bersama istri, Ny. Saraswati Joko Andriyanto, di Bandara Mozes Kilangin disambut langsung Komandan Lanal (Danlanal) Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, beserta jajaran pejabat utama.
Sebagai bentuk penghormatan khas budaya Papua, rombongan disambut dengan tarian tradisional, pengalungan noken, serta pemasangan mahkota burung Cendrawasih sebelum melanjutkan kegiatan di Markas Komando (Mako) Lanal Timika.
Fokus Pada Ketahanan Pangan Nasional
Salah satu agenda utama dalam kunjungan kerja ini adalah peninjauan langsung terhadap lahan ketahanan pangan Lanal Timika yang berlokasi di kawasan rumah dinas Lanal Timika Frans Kaisepo, Distrik Kwamki Narama.
Lahan seluas sekitar 2,5 hektare tersebut dikelola secara intensif untuk mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
Laksda TNI Joko Andriyanto menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan disesuaikan dengan kondisi tanah dan kebutuhan program yang sedang dikembangkan oleh TNI Angkatan Laut.
Salah satu komoditas prioritas yang ditanam adalah kacang kedelai, sebagai tindak lanjut dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal).
"Penanaman bibit kacang kedelai diharapkan memberikan hasil yang baik sekaligus menjadi salah satu upaya mengurangi ketergantungan terhadap kedelai impor," ujar Dankodaeral XI.
Ia menambahkan bahwa kacang kedelai memiliki nilai ekonomi tinggi karena menjadi bahan baku utama berbagai produk pangan masyarakat, seperti tahu, tempe, dan kecap. Keberhasilan program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Program ketahanan pangan di Mimika ini sejalan dengan pengembangan serupa yang dilakukan di wilayah Merauke. Di sana, TNI Angkatan Laut telah mengembangkan lahan kedelai seluas kurang lebih 107 hektare dengan kebutuhan bibit mencapai 5 ton.
Sinergi antara pangkalan-pangkalan di bawah Kodakotal XI Merauke ini menunjukkan komitmen TNI AL dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Ke depan, Lanal Timika optimis bahwa budidaya kedelai di lahan 2,5 hektare tersebut akan terus berkembang dan memberikan kontribusi positif, baik bagi kesejahteraan prajurit maupun masyarakat sipil di sekitar pangkalan.
Penulis: Acik
Editor: Jimmy