SALAM PAPUA (YOGYAKARTA) – Pemerintah Kabupaten Nduga menyerahkan lima dokter putra-putri asli Nduga kepada Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) untuk mengikuti Program Pra Pendidikan Dokter Spesialis Tahun 2026.
Serah terima peserta program tersebut berlangsung di Gedung Pusat Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta, Senin (14/9/2026).
Direktur RSUD Elvrida Sara Kabupaten Nduga sekaligus Koordinator Program Pra Pendidikan Spesialis, Dr. dr. Nataniel Imanuel Hadi, M.Kes., MARS., FISQua, mewakili Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP., secara resmi menyerahkan kelima peserta kepada pihak FK-KMK UGM.
Suasana serah terima 5 dokter dari Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan kepada Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) untuk mengikuti Program Pra Pendidikan Dokter Spesialis Tahun 2026 di Yogjakarta, Senin (14/9/2026)(Salampapua.com/Dokumen Pribadi) Kelima dokter tersebut akan menjalani tahapan Pra Pendidikan Spesialis sebelum melanjutkan ke Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sesuai bidang yang dipilih, yakni:
dr. Yoas Lokbere – Spesialis Bedah
dr. Tonci Ubruangge – Spesialis Obstetri dan Ginekologi
dr. Sitivirilla Kogoya – Spesialis Penyakit Dalam
dr. Novia Nirigi – Spesialis Patologi Klinik
dr. Ferdinand M. Sraun – Spesialis Anestesi
Serah terima tersebut diterima secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FK-KMK UGM, Dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti proses akademik dan pembinaan selama menjalani tahapan Pra Pendidikan Spesialis di UGM.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nduga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan, khususnya dengan menyiapkan dokter spesialis yang berasal dari Nduga.
Pemkab Nduga berharap setelah menyelesaikan pendidikan, para dokter tersebut dapat kembali ke daerah asal dan mengabdikan ilmu serta kompetensinya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Nduga.
Program pendidikan dokter spesialis ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Nduga untuk memperkuat kemandirian pelayanan kesehatan daerah melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan asli Nduga.
Dengan adanya program tersebut, pemerintah daerah menargetkan ketersediaan tenaga dokter spesialis yang lebih memadai sehingga masyarakat Nduga ke depan dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan kualitas yang semakin baik di daerah sendiri.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia Nduga yang diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Nindi Misiget Pem Yabu Wanuok. Satu Hati, Satu Tujuan, Melayani dengan Kasih.
Penulis/Editor: Sianturi