SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pertamina menegaskan penerapan sistem ganjil genap untuk pembelian BBM bersubsidi di SPBU Timika telah berjalan selama sepekan. Petugas pengisian diminta konsisten menerapkan aturan, termasuk terhadap kendaraan yang sengaja melepas pelat nomor.
Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kala mengatakan, seluruh petugas SPBU telah mendapat arahan untuk menjalankan ketentuan tersebut tanpa pengecualian.
“Penerapan pengisian ganjil genap di SPBU telah berjalan efektif selama satu minggu. Instruksi ini sudah diberikan kepada seluruh petugas pengisi BBM agar tetap konsisten menerapkan aturan, termasuk bagi kendaraan yang mencoba menghindari ketentuan dengan melepas pelat nomor,” ujarnya saat dihubungi Salampapua.com, Senin (14/9/2026).
Menurut Junaedi, kendaraan yang tidak menggunakan pelat nomor lengkap tetap wajib mengikuti sistem ganjil genap. Petugas diminta mencocokkan barcode, pelat nomor yang tersedia, termasuk pelat bagian depan jika ada, serta STNK sebelum melakukan pengisian.
“Jika ada petugas yang tidak mengikuti aturan, maka akan diberikan teguran langsung. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban distribusi BBM subsidi dan memastikan kebijakan ganjil genap berjalan sesuai tujuan,” pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi