SALAM PAPUA (TIMIKA) - Wakil Ketua Bidang Perencanaan Program Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Feri Magai Uamang mengatakan bahwa pelayanan publik ataupun program pendidikan, kesehatan dan ekonomi seharusnya dapat menjangkau semua wilayah di Kabupaten Mimika. Namun YPMAK tidak dapat melakukannya karena keterbatasan anggaran dan akses.

“Kami akui kami hanya bisa menjangkau beberapa wilayah dan wilayah tersebut tentunya merupakan asli Suku Kamoro dan Amungme serta lima suku Kekerabatan. Sedangkan pasti ada beberapa wilayah yang tidak dapat kami jangkau,” ujarnya saat membuka pelatihan fasilitator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kampung, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel 66 Cenderawasih Timika, Selasa (10/2/2026).

Menurut Dia, apabila Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dapat melakukan kerjasama dengan YPMAK tentunya program pelayanan publik ini dapat terjangkau ke semua wilayah di Kabupaten Mimika. Untuk itu, YPMAK saat ini sedang menunggu MoU bersama Pemkab Mimika agar dapat menjalankan program bersama.

“Sementara kami menunggu adanya MoU bersama Pemkab Mimika, jadi permasalahan-permasalahan di Mimika dapat kita selesaikan bersama. Mungkin juga kita dapat membagi pelayanan di beberapa wilayah, sehingga pelayanan dapat dilakukan merata di Mimika,” jelas Feri.

Program kerja sama tersebut juga bisa termasuk program Kampung Sehat YPMAK yang dianggap sebagai program kesehatan yang sangat menyentuh masyarakat. Bahkan program tersebut telah diterima masyarakat dengan baik.

“Kita bisa saling berbagi atau berkolaborasi dengan program-program yang ada di YPMAK dan Pemkab Mimika. Sehingga program ini benar-benar meminimalisir permasalahan di masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy