SALAM PAPUA (TIMIKA) – Memasuki malam ke-11 Ramadan, umat Muslim meyakini Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya secara berlimpah. Dalam ajaran Islam, sepuluh malam pertama Ramadan dikenal sebagai ashrah rahmah (fase penuh rahmat), di mana setiap ibadah, doa, dan amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.

Hal tersebut disampaikan Ustad Hj Yunus saat membawakan ceramah sebelum pelaksanaan Shalat Tarawih malam ke-11 Ramadan 1447 Hijriah/2026 di Masjid Riadius Shalihin, Jalan Nawaripi, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (28/2/2026).

Dalam ceramahnya, ia membacakan firman Allah dalam Al-Qur'an Surah Ibrahim ayat 7: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat pedih.”

“Malam ini kita memasuki malam ke-11 di bulan Ramadan, berarti sudah 10 hari kita berpuasa. Sepuluh hari ini kita jalani dan kita mendapatkan rahmat dari Allah, di mana semua amalan akan dilipatgandakan 10 hingga 100 kali. Inilah bulan yang istimewa,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh umat Muslim untuk menjalani Ramadan dengan penuh kesabaran, memperbanyak amal kebaikan, dan meningkatkan kualitas ibadah agar meraih pahala serta keberkahan.

“Meskipun kita dalam keadaan sakit, kita tetap berusaha menjalankan ibadah Tarawih, karena ibadah ini hanya ada di bulan Ramadan. Masyaallah, ini ibadah yang sangat penting,” ajaknya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi