SALAM PAPUA (TIMIKA) – SMA Negeri 6 Mimika menggelar
Education, Creativity, Art, and Achievement Festival (Educrea Fest) sebagai
ajang kreativitas dan edukasi bagi siswa. Kegiatan ini berlangsung selama tiga
hari, 12–14 Februari 2026.
Kepala Urusan (Kaur) Kesiswaan SMA N 6 Mimika, Bertha
Lenayati, mengatakan festival ini menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan
bakat, ide, dan inovasi melalui pameran karya, lomba, hingga pertunjukan seni.
Ia menjelaskan, siswa kelas X dan XI mengikuti kegiatan
kurikuler berupa pameran karya dari seluruh mata pelajaran. Sementara siswa
kelas XII fokus pada pentas seni seperti tari, paduan suara, dan drama sebagai
bentuk praktik akhir semester.
“Tujuannya agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi
juga mampu mengaplikasikannya dalam bentuk karya nyata. Pentas seni memberi
ruang ekspresi sekaligus pemahaman sosial, misalnya lewat drama bertema konflik
sosial. Dengan begitu, siswa belajar menghubungkan teori dengan realitas di
lingkungan mereka,” ujarnya saat ditemui pada kegiatan tersebut, Jumat
(13/2/2026).
Bertha menambahkan, seluruh karya siswa dipamerkan tanpa
terkecuali. Dewan juri yang terdiri dari guru-guru SMA N 6 melakukan penilaian
secara bergantian. Penilaian dilakukan per mata pelajaran, kemudian digabungkan
untuk menentukan juara I, II, dan III. Hasilnya juga dimasukkan dalam rapor
sebagai bagian dari evaluasi akademik resmi.
“Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan untuk kurikuler,
sementara pentas seni kelas XII sudah menjadi tradisi tahunan. Ke depan, kami
berencana menjadikannya agenda rutin yang tetap mengikuti Kurikulum Merdeka,”
jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Komite SMA N 6 Mimika, Elvry
Leiwakabessy, S.T., mengatakan pihaknya sebagai perwakilan orang tua merasa
bangga dengan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, di tengah situasi keamanan yang kurang kondusif
akibat meningkatnya kasus kriminalitas di Mimika, kegiatan positif seperti ini
sangat penting untuk mengarahkan siswa pada aktivitas yang membangun.
“Dengan adanya pentas seni dan kegiatan kreatif ini,
anak-anak lebih fokus pada pembelajaran yang variatif dan positif. Ini juga
meningkatkan kepercayaan diri mereka serta menjauhkan dari pergaulan negatif,”
ujarnya.
Elvry berharap Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas
Pendidikan dapat memberikan perhatian lebih kepada sekolah-sekolah yang
menunjukkan perkembangan akademik dan non-akademik yang baik.
Ia menyebut, SMA N 6 Mimika telah mewakili Mimika dalam
lomba Yospan tingkat Papua Tengah serta memiliki perwakilan pada lomba Bahasa
Jerman tingkat nasional.
“Akademik SMA N 6 Mimika sudah sangat baik dan terus
meningkat. Ekstrakurikulernya pun luar biasa. Karena itu kami berharap adanya
perhatian lebih dari Disdik Mimika,” harapnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

