SALAM PAPUA (TIMIKA) - Federasi Futsal Indonesia (FFI) Papua Tengah menggelar talent detection (pencarian bakat) sebagai bagian dari Program “Road to Spain” yang berlangsung di GOR Futsal Jalan Poros SP2, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini menjadi tahapan awal penjaringan pemain muda U-17 dari wilayah Papua dan Maluku yang nantinya akan mengikuti seleksi lanjutan bersama pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, pada 21 April mendatang.

Dalam program tersebut, sebanyak 14 pemain terbaik akan dipilih untuk diberangkatkan ke Castro del Rio, Spanyol, pada Juni 2026 guna mengikuti turnamen internasional.

Pelaksana Talent Detection Timnas U-17, Elvry Leiwakabessy, mengatakan pihaknya melakukan penyaringan awal guna mengantisipasi tingginya jumlah peserta seleksi.

“Hari ini kita menyaring terlebih dahulu yang dilakukan oleh pelatih internal pada FFI Papua Tengah. Tentunya akan ada yang gugur dalam beberapa tahapan seleksi. Selanjutnya yang terpilih akan kembali diseleksi oleh Hector Souto pada tanggal 21,” ujarnya

Ia menjelaskan, seleksi ini dibuka secara gratis tanpa dipungut biaya. Untuk regional Papua Tengah, peserta yang mengikuti seleksi berasal dari Mimika.

Elvry juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang telah memberikan dukungan serta memfasilitasi penggunaan GOR Futsal untuk kegiatan tersebut.

“Ini kesempatan bagi anak-anak Mimika usia 17 tahun untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kadispora dan Kabid Olahraga yang telah mendukung penggunaan GOR Futsal ini,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Futsal Mimika, Julman Kubuan, menilai kehadiran langsung pelatih Timnas Futsal Indonesia dalam proses seleksi akan menjadi motivasi tambahan bagi para peserta.

“Saya rasa dengan kedatangan pelatih dari pusat, maka akan memotivasi anak-anak untuk menampilkan kemampuan mereka dengan baik,” ucapnya.

Ia optimistis pemain asal Timika memiliki peluang besar untuk lolos dan mewakili Papua Tengah pada ajang internasional tersebut.

“Saya berharap anak-anak ini bisa percaya diri, karena percaya diri itu paling penting. Kalau percaya diri, maka mereka akan menampilkan permainan terbaik dan saya optimis ada anak-anak yang akan terpilih,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi