SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika (BMKG) Mozes Kilangin Timika memperkirakan kondisi gelombang laut di
perairan Timika relatif tenang dengan ketinggian berkisar antara 0,1 hingga 0,5
meter.
Forecaster BMKG Mozes Kilangin Timika, Stevan Yawan
menjelaskan, saat ini pihaknya tidak lagi mengeluarkan prakiraan khusus untuk
kondisi maritim perairan Timika, melainkan menunggu data dan konfirmasi dari
BMKG Nabire.
Berdasarkan prakiraan yang diterima dari BMKG Nabire, tinggi
gelombang di perairan Timika hingga 12 April 2026 diperkirakan berada di
kisaran 0,24 meter.
“Untuk hari ini sampai besok, tinggi gelombang cenderung
rendah, sekitar 0,24 meter,” ujar Stevan, Sabtu (11/4/2026).
Sementara itu, untuk periode 12 hingga 14 April 2026, tinggi
gelombang diperkirakan sedikit meningkat menjadi sekitar 0,40 meter. Kecepatan
angin berkisar antara 3 hingga 5 knot, sedangkan arus permukaan berada di
kisaran 0,96 hingga 1,61 knot.
Menurut Stevan, kondisi tersebut masih tergolong aman bagi
aktivitas pelayaran maupun nelayan di sekitar perairan Timika, mengingat
gelombang rendah umumnya tidak menimbulkan gangguan signifikan.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk waspada
terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama akibat
faktor angin maupun fenomena alam seperti El Nino.
“Secara umum masih aman, tetapi kondisi cuaca bisa berubah,
misalnya pada sore hari jika terjadi pertumbuhan awan di laut. Karena itu,
penting untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui rilis resmi BMKG,”
pungkasnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi


