SALAM PAPUA (TIMIKA) — Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Pronggo, Distrik Mimika Barat Tengah, melaksanakan program Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) tahun 2025 dengan membangun tiga unit rumah layak huni bagi warga setempat.

Bendahara Pokja Pronggo, Thimotius Kotouki, mengatakan pembangunan rumah menjadi prioritas utama untuk membantu warga yang belum memiliki tempat tinggal.

Awalnya, berdasarkan rencana anggaran biaya (RAB), program ini hanya menargetkan pembangunan dua unit rumah. Namun, adanya sisa anggaran dimanfaatkan untuk menambah satu unit rumah lagi.

“Kami melihat kebutuhan paling mendesak adalah rumah, karena masih banyak warga yang belum memiliki tempat tinggal,” ujar Thimotius saat menyampaikan laporan kepada Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi Program Sosial Ekonomi YPMAK, Monica Maramku, bersama tim monitoring dan evaluasi, Kamis (30/4/2026).

Tiga warga penerima manfaat tersebut adalah Daniel Maturani, Levinus Maturani, dan Bernardus Uramata. Salah satu penerima bantuan, Daniel Maturani, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT Freeport Indonesia yang telah menyalurkan anggaran melalui YPMAK hingga kami bisa memiliki rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Pronggo, Timotius Atapea, menilai program YPMAK sangat bermanfaat bagi masyarakat. Namun, ia menyoroti perlunya peningkatan kinerja dan transparansi pengurus Pokja.

“Pokja masih perlu dibenahi, terutama dalam hal transparansi. Masih ada kecemburuan dan kecurigaan di tengah masyarakat, ini perlu menjadi perhatian YPMAK,” tegasnya.

Ia juga berharap YPMAK dapat lebih memperhatikan sektor pendidikan, khususnya bagi kesejahteraan anak-anak sekolah di kampung tersebut.

“Bidang pendidikan juga harus lebih diperhatikan, kasihan anak-anak kita,” tambahnya.

Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi Program Sosial Ekonomi YPMAK, Monica Maramku, mengingatkan agar Pokja bekerja lebih maksimal dan tepat sasaran dalam memanfaatkan anggaran.

“Pembangunan tiga rumah ini sudah sangat baik. Tinggal bagaimana menyelesaikan laporan dengan baik agar ke depan program bisa terus berlanjut,” ujarnya saat meninjau langsung lokasi pembangunan.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis kampung yang didorong YPMAK untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi