SALAM PAPUA (TIMIKA)– Kabar membanggakan datang dari dunia sepak bola nasional. Tiga siswa binaan Papua Football Academy (PFA) angkatan kedua (kelahiran 2010) resmi dipanggil untuk bergabung dengan skuad Tim Nasional Indonesia U-17.

Ketiga pemain tersebut adalah Stenly Meyanu, Yance Glen Imbiri, dan Dolvi Theofilus Salossa. Mereka akan mengikuti pemusatan latihan (training camp) sekaligus berkompetisi sebagai bagian dari persiapan menuju AFC U-17 Asian Cup 2027.

Jajaran pelatih dan manajemen PFA menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Pemanggilan ini dinilai sebagai bukti bahwa pembinaan usia dini yang terstruktur mulai menunjukkan hasil nyata.

Pelatih Kepala PFA, Ardiles Rumbiak, menilai ketiga pemain tersebut layak mendapat kesempatan di level nasional. Menurutnya, Stenly, Glen, dan Dolvi menunjukkan perkembangan signifikan dari sisi teknik, taktik, fisik, serta kemampuan beradaptasi dalam intensitas pertandingan tinggi.

“Pengalaman mereka dalam program latihan berstandar tinggi, termasuk exposure dengan lingkungan sepak bola Eropa, menjadi nilai tambah. Ini juga investasi jangka panjang bagi Timnas U-17,” ujarnya.

Selain menjalani pemusatan latihan, ketiganya juga akan ambil bagian dalam kompetisi Elite Pro Academy U-18 2025/2026 dengan memperkuat Garuda United. Ajang ini menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang untuk meningkatkan kualitas teknis dan mental bertanding pemain muda.

Pemanggilan ini merupakan hasil seleksi ketat tim pelatih Timnas U-17 yang melihat konsistensi performa ketiga pemain selama menimba ilmu di PFA. Program pemusatan latihan dan kompetisi dijadwalkan berlangsung mulai 6 April hingga 31 Mei 2026.

Sementara itu, Direktur & Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma, menyebut pencapaian ini menjadi bukti bahwa talenta muda Papua mampu bersaing di tingkat nasional.

Menurutnya, PT Freeport Indonesia melalui PFA berkomitmen membuka peluang bagi generasi muda Papua untuk berkembang hingga level internasional.

“Anak-anak Papua yang dilatih di PFA memiliki skill, mental, dan karakter yang kuat sejak dini, sehingga mampu bersaing dan menjadi pribadi unggul,” kata Claus.

Ketiga pemain dijadwalkan segera bergabung dengan skuad Garuda Muda untuk menjalani persiapan intensif. Dukungan masyarakat Indonesia diharapkan dapat mengiringi langkah mereka dalam mengukir prestasi, baik di Elite Pro Academy maupun dalam kualifikasi menuju Piala Asia U-17 2027. (Sumber: Corcom PTFI)

Editor: Sianturi